Rabu, 17 Jun 2026 13:48 WIB

Pandemi Covid-19

Polisi dan DMI Sepakat Bikin Gerakan Masjid Tangguh di Surabaya

  • Penulis : Zain Ahmad
  • | Sabtu, 04 Jul 2020 17:53 WIB
Pertemuan DMI Surabaya dengan Kapolrestabes Surabaya
Pertemuan DMI Surabaya dengan Kapolrestabes Surabaya

jatimnow.com - Kapolrestabes Kombes Pol Jhonny Edison Isir bertemu dengan Pengurus Dewan Masjid Indonesia (DMI) Surabaya, Sabtu (4/7/2020).

Dalam pertemuan yang berlangsung 1,5 jam itu, mereka berdiskusi tentang peran masjid dalam memerangi penyebaran Covid-19 di Surabaya.

Baca Juga: DPRD Surabaya Dukung Penegakan Hukum Kasus Pengeroyokan Siswa SMAN 11

"Kami ingin DMI Surabaya untuk ikut mengajak warga disiplin menjalankan protokol kesehatan," kata Kombes Pol Jhonny Edison Isir.

Dalam pertemuan itu, Kombes Pol Isir didampingi Kasat Intelkam Polrestabes AKBP Wimboko dan Kasat Binmas AKBP Fathoni.

Sedangkan Ketua DMI Surabaya Arif Afandi didampingi Nurhasan, M Jamil, Ahmad Sulthon, Romdlon, Hendro, KH Agus Diyar, KH Choiron Syuaib, Hudi Nurwulan dan Iwan Setiono.

Ajakan Kapolrestabes Surabaya langsung disambut baik Pengurus DMI Surabaya yang juga peduli Covid-19 dengan menyemprot disinfektan ke masjid dan membagi sembako untuk para terdampak.

Baca Juga: Dewan Kesenian Surabaya Persoalkan Ultimatum 7 Hari Pengambilan Gamelan

Arif mengajak Polrestabes Surabaya menginisiasi Masjid Tangguh di Surabaya. Melalui program ini, diharapkan bisa memutus mata rantai penyebaran virus corona di tingkat komunitas.

"Nanti kita mulai dengan percontohan beberapa masjid. Tidak hanya menjadi tempat edukasi protokol Covid-19, tapi juga menjadi menjadi pusat jaring pengaman sosial," kata Arif.

Merespon gagasan DMI Surabaya ini, Kombes Isir langsung gerak cepat. Malah, dalam pertemuan itu langsung dirancang kapan gerakan Masjid Tangguh Surabaya dimulai.

"Kita langsung bikin grup WhatsApp untuk memudahkan koordinasi," katanya.

Baca Juga: Dua Bulan Operasi, 192 Bandit Jalanan Surabaya Dikerangkeng

Ia menambahkan bahwa Masjid Tangguh bisa memperkuat program Kampung Tangguh yang sudah berjalan. Yakni dengan menjalankan program wani ngandani (berani mengingatkan), wani sehat, wani aman dan wani sejahtera.

Menurut Arif, perkembangan Covid-19 di Surabaya masih mengkhawatirkan. Karena itu perlu kerjasama semua pihak untuk bersama-sama melandaikan kurva kasus positif pandemi Covid ini.

"Tentu kita tidak mungkin lagi melakukan PSBB berskala kota. Sebaiknya kita lebih menerapkan disiplin protokol Covid di tingkat komunitas seperti jamaah masjid," tandasnya.

Editor : Sandhi Nurhartanto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.