Senin, 15 Jun 2026 17:22 WIB

Miris, Pengedar Narkoba di Surabaya Simpan Sabu dalam Al-Quran

Pengedar simpan sabu di dalam Al-Quran diamankan Satresnarkoba Polrestabes Surabaya
Pengedar simpan sabu di dalam Al-Quran diamankan Satresnarkoba Polrestabes Surabaya

jatimnow.com - Unit II Satresnarkoba Polrestabes Surabaya meringkus Slamet Riyadi (45) warga Jalan Tenggumung Wetan setelah terbukti mengedarkan narkoba jenis sabu-sabu.

Pria yang kesehariannya menjadi tukang rombeng itu mengedarkan sabu dengan paket hemat di sekitar rumahnya.

Baca Juga: Satresnarkoba Polres Gresik Ringkus 5 Pengedar Sabu dan Pil Koplo

Dari penangkapan ini, petugas menemukan tiga poket sabu masing-masing seberat 0,35 gram. Barang bukti sabu tersebut disimpan di dalam lipatan Al-Quran yang ada di rumahnya.

"Sabu ini disimpan di dalam Al-Quran," kata Kanit II Satreskoba Polrestabes Surabaya Iptu Danang Eko Abrianto di Mapolrestabes Surabaya, Kamis (2/7/2020).

Ia menjelaskan, penangkapan tersangka bermula dari aduan masyarakat yang diterima aplikasi JogoSuroboyo jika di sekitar Tenggumung Wetan tersebut kerap terjadi transaksi narkoba. Dari laporan itu polisi melakukan penyelidikan dan mengamankan tersangka pada Jumat (26/6) sekitar pukul 20.00 Wib di rumahnya.

Baca Juga: DPRD Surabaya Dukung Penegakan Hukum Kasus Pengeroyokan Siswa SMAN 11

"Awalnya dia beli 3 gram dari orang dengan inisial H (DPO) dengan cara di ranjau di kawasan TMP Kusuma Bangsa. Dari 3 gram itu dia pecah menjadi 15 poket dan sisa tiga poket yang dia simpan di dalam Al-Quran itu," jelasnya.

Slamet Riyadi mengaku melakukan modus menyimpan sabu tersebut di dalam kitab suci itu agar aman.

"Ya supaya aman, karena tidak ada yang tahu. Al-Quran ini juga saya baca," ujar Slamet.

Baca Juga: Dewan Kesenian Surabaya Persoalkan Ultimatum 7 Hari Pengambilan Gamelan

Dia mengaku sudah mengedarkan barang terlarang kurang lebih sudah tiga kali dengan alasan karena untuk mencukupi kebutuhan sehari-hari.

"Ya uangnya untuk kebutuhan sehari-hari," kata Slamet.

Editor : Sandhi Nurhartanto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.