Senin, 15 Jun 2026 07:13 WIB

Polisi: Pelaku Mengaku Membakar Mobil Via Vallen Secara Spontan

  • Penulis : Moch Rois
  • | Rabu, 01 Jul 2020 14:45 WIB
Kapolresta Sidoarjo, Kombes Pol Sumardji di Mapolsek Tanggulangin tempat tersangka pembakar mobil Via Vallen ditahan
Kapolresta Sidoarjo, Kombes Pol Sumardji di Mapolsek Tanggulangin tempat tersangka pembakar mobil Via Vallen ditahan

jatimnow.com - Tersangka PJ (40), asal Kota Medan yang membakar mobil Toyota Alphard Nopol W 1 VV milik pedangdut Via Vallen disebut dilakukan secara spontan.

"Menurut pengakuannya, pembakaran (mobil milik Via Vallen) dilakukan secara spontan," jelas Kapolresta Sidoarjo, Kombes Pol Sumardji, Rabu (1/7/2020).

Baca Juga: Pelajar Asal Bogor Tewas Terlindas Truk di Gedangan Sidoarjo

Baca juga:

Menurutnya, tersangka nekat melakukan pembakaran mobil warna putih di Desa Kalitengah RT02/RW03, Kecamatan Tanggulangin, Sidoarjo itu lantaran jengkel tidak ditemui artis dangdut pujaannya.

"Hanya ingin ketemu. Karena tidak bisa ketemu, dan ada satu hal menurut keterangannya dia," lanjutnya.

Polisi tidak lantas percaya dan terus mendalami kasus ini untuk mengetahui apakah ada motif lain dalam perkara pembakaran mobil ini.

Baca Juga: Inspirasi Schools Bangun Pembelajaran Global Berbasis Karakter

"Ini semua adalah keterangan awal, nanti akan kita dalami lagi. Apakah ada motif lain, tentunya kita tunggu perkembangan penyidikan," tegasnya.

Tersangka asal Jalan Pabrik Tenun Gg. Solo No. 16, Kelurahan Sei Putih Timur I, Kecamatan Medan, Kota Medan itu diketahui sudah 10 hari mondar-mandir di rumah Via Vallen dengan tujuan untuk menemuinya.

Namun selama penantian itu, cemoohan yang didapat lantaran dianggap bajunya kotor dan wajah dekil. Marah atas cemoohan itu, tersangka pun kemudian membakar mobil Via Vallen.

Baca Juga: WNA India Ditangkap di Sidoarjo, Diduga Telantarkan Anak Kandung

Sumardji mengatakan dalam aksi membakar mobil putih itu, PJ mengaku sebelumnya telah menenggak minuman keras hingga mabuk.

"Tersangka sebelumnya minum dua botol anggur di warung dan dekat rumah Via. Saat ini sudah tidak terpengaruh lagi oleh minuman beralkohol (miras), seperti pada saat melakukan tindak pidana hingga sekarang memudahkan kami dalam melakukan penyelidikan," pungkasnya.

Editor : Sandhi Nurhartanto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.