Rabu, 17 Jun 2026 20:01 WIB

Sebelum Bakar Mobil Via Vallen, Pelaku Tenggak Miras Dua Botol

  • Penulis : Moch Rois
  • | Rabu, 01 Jul 2020 12:34 WIB
Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol Sumardji
Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol Sumardji

jatimnow.com - PJ, pelaku pembakar mobil Toyota Alphard bernopol W 1 VV milik pedangdut Via Vallen hingga kini masih belum diperiksa kejiwaannya.

Polisi hingga kini belum bisa memastikan apakah tersangka berusia 40 tahun asal Jalan Pabrik Tenun Gg. Solo No. 16, Kelurahan Sei Putih Timur I, Kecamatan Medan, Kota Medan itu mengidap gangguan jiwa atau tidak.

Baca Juga: Pelajar Asal Bogor Tewas Terlindas Truk di Gedangan Sidoarjo

Baca juga:

"Untuk psikologis tentunya akan kita dalami lagi. Kita tidak bisa memastikan. Tentunya untuk memastikan, kita minta psikiater memeriksa kejiwaan yang bersangkutan. Tentunya nanti akan kita sesuaikan dengan keterangan-keterangan yang sudah tersangka sampaikan, termasuk barang bukti yang sudah ada," jelas Kombes Pol Sumardji, Rabu (1/7/2020).

Baca Juga: Inspirasi Schools Bangun Pembelajaran Global Berbasis Karakter

Menurutnya, tersangka yang kini ditahan di sel Mapolsek Tanggulangin ini sudah bisa diajak berkomunikasi dengan baik.

"Tersangka sekarang sudah bisa diajak berkomunikasi dengan baik dan sudah tidak terpengaruh lagi oleh minuman beralkohol," ungkapnya.

Baca Juga: WNA India Ditangkap di Sidoarjo, Diduga Telantarkan Anak Kandung

Sumardji mengatakan dalam aksi membakar mobil putih di Desa Kalitengah RT02/RW03, Kecamatan Tanggulangin, Sidoarjo itu, PJ mengaku sebelumnya telah menenggak minuman keras hingga mabuk.  

"Tersangka sebelumnya minum dua botol anggur di warung dan dekat rumah Via. Saat ini sudah tidak terpengaruh lagi oleh minuman beralkohol (miras), seperti pada saat melakukan tindak pidana hingga sekarang memudahkan kami dalam melakukan penyelidikan," pungkasnya.

Editor : Sandhi Nurhartanto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.