Jumat, 19 Jun 2026 11:56 WIB

PT INKA Bantu Alat Produksi untuk UMKM Terdampak Covid-19 di Madiun

PT INKA bantu alat produksi untuk UMKM terdampak Covid-19 di Madiun
PT INKA bantu alat produksi untuk UMKM terdampak Covid-19 di Madiun

jatimnow.com - PT INKA, salah satu Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang bergerak di bidang pembuatan kereta api menyumbangkan alat bantu produksi seperti mesin jahit, gunting dan beberapa bahan untuk pelaku UMKM di Madiun yang terdampak Covid-19.

Elisa Candra Kartika Wati, salah satu pengelola UMKM pembuatan souvenir di Madiun menyebut, usahanya sempat gulung tikar terdampak Covid-19. Dia terpaksa merumahkan sejumlah pekerjanya.

Baca Juga: Mahasiswa UNTAG Surabaya Bantu UMKM Mojo Urus Legalitas dan Go Digital

"Saya sempat merumahkan lima penjahit saya Februari lalu," ungkap Elisa, Kamis (25/6/2020).

Setelah melihat sederet informasi di media, temasuk televisi bahwa saat pandemi ini diperlukan baju hazmat, Elisa pun banting stir membuat baju hazmat.

"Alhamdulillah dari lima pekerja yang terpaksa saya rumahkan, ini saya panggil dua lagi untuk membuat hazmat," jelasnya.

Dia mengaku cukup terbantu dengan bantuan yang diberikan PT INKA.

"Jadi terbantu. Ada mesin jahit baru. Jadi kalau ada pesanan hazmat maupun masker bisa cepat jadi," tutur Elisa.

Hal senada disampaikan pelaku UMKM, Surya Bagus Yunanto. Saat ini Bagus dan pekerjanya fokus memproduksi face shield.

PT INKA bantu alat produksi untuk UMKM terdampak Covid-19 di MadiunPT INKA bantu alat produksi untuk UMKM terdampak Covid-19 di Madiun

Baca Juga: Kisah Pelaku UMKM Ring Satu Melejit Berkat Program Lontar Petrokimia Gresik

"Kalau saya sih petugas medis. Nah di puskesmas saya kan perlu face shield. Coba-coba buat malah laku," ungkap Bagus.

Bagus mengaku, kendala utama yang dihadapinya bukan soal biaya, tetapi alat produksi. Sebab dia melibatkan para tetangganya untuk memproduksi face shield tersebut.

"Mereka yang terdampak Covid-19 kan juga perlu penghasilan. Akhirnya saya ajak buat juga. Tapi itu tadi terkendala bahan," terangnya.

Dia lega karena PT INKA datang membantu alat produksi, mulai dari alat potong, palu dan tang yang diperlukan saat produksi.

Sementar Senior Manager Program Kemitraan dan Bina Lingkungan CSR dan Stakeholder Relationship PT INKA, Bambang Ramadhiarto menambahkan, keberadaan UMKM membantu mengurangi hilangnya pekerjaan.

Baca Juga: Terminal Petikemas Surabaya Kembali Layani Ekspor Komponen Lokomotif INKA

"Kami hadir membantu agar yang terdampak Covid tidak terlalu banyak," jelas Bambang.

Dia mencontohkan, UMKM yang dikelola Bagus itu baru memproduksi face shield tiga bulan, tetapi sudah bisa mempekerjakan 25 orang.

"Jadi perlu kami suport, sementara alat produksi," tandasnya.

 

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.