Sabtu, 20 Jun 2026 03:16 WIB

Tempat Ibadah Tangguh Disiapkan Jelang New Normal di Mojokerto

Peninjauan tempat ibadah tangguh di Mojokerto
Peninjauan tempat ibadah tangguh di Mojokerto

jatimnow.com - Polres Mojokerto dan Forkopimda Kabupaten Mojokerto menyiapkan tempat ibadah di masa transisi pelaksanaan tatanan kehidupan baru (new normal).

Kapolres Mojokerto AKBP Dony Alexander, Bupati Mojokerto Pungkasiadi dan Dandim 0815 CPYJ Letkol Inf Dwi Mawan Sutanto meninjau masjid Makbadul Muttaqin, Gereja Kristen Jawi Wetan (GKJW) dan Klenteng Hiap Thian Kiong di Mojosari yang disiapkan menjadi tempat ibadah tangguh.

Baca Juga: Meimura Bawa Ludruk Besutan ke Kampus, Sentil Eksploitasi Alam Mojokerto

Kapolres Mojokerto AKBP Dony Alexander mengatakan target tempat ibadah tangguh ini agar bisa menjadi role mode untuk tempat yang lain agar menerapkan protokol kesehatan.

"Kami selalu mengingatkan kepada seluruh masyarakat agar selalu meningkatkan kedisiplinan sebagaimana vaksin virus corona untuk kita semua," kata Dony, Sabtu (20/6/2020).

Ia menambahkan, selain tempat ibadah tangguh, ada 6 sektor lain yang disiapkan untuk menegakkan dan meningkatkan sistem yang sempat terdampak Covid-19.

"Total 7 sektor seperti sistem perekonomian dan sistem yang lain. Kami serta pemerintah berupaya agar semua sistem bisa berdiri tegak kembali," tukasnya.

Baca Juga: Angkat Isu Situs, Ludruk Besutan Bakal Masuk Kampus UNIM Mojokerto

Nanti para jemaah bisa beribadah di tempat ibadah sesuai keyakinan masing-masing namun tetap mengikuti protokol kesehatan.

"Nanti para jamaah yang akan masuk tempat ibadah akan melakukan cuci tangan pakai sabun, memakai masker, tetap jaga jarak dengan orang lain," jelasnya.

Sementara Bupati Mojokerto Pungkasiadi menjelaskan, tempat ibadah tangguh ini dipersiapkan untuk adaptasi kehidupan baru.

Baca Juga: Tutup Tahun 2025, SportTrip Hijaukan Lereng Gunung Penanggungan

"Kita harus disiplin untuk memutus mata rantai penyebaran virus corona seperti, memakai masker, tetap jaga jarak, cuci tangan, jangan berkerumun itu adalah kebiasaan baru yang harus dilakukan," katanya.

 

Editor : Sandhi Nurhartanto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.