Rabu, 17 Jun 2026 00:50 WIB

Mencicipi Keunikan Ayam Bakar Lawu-Wilis Berbumbu Majapahit

Pembuatan ayam bakar Lawis gunakan tungku
Pembuatan ayam bakar Lawis gunakan tungku

jatimnow.com - Dekat dengan Gunung Lawu dan Gunung Wilis, seorang warga di Dusun Jomblang, Desa Sidorejo, Kecamatan Kebonsari, Kabupaten Madiun membuat menu masakan ayam bakar Lawis (Lawu-Wilis).

"Saya namakan menu ini Ayam Bakar Lawis. Selain saya hobi mendaki, rumah saya juga berada di antara Gunung Lawu dan Wilis," kata pemilik Ayam Bakar Lawis, Ade Bhaskara, Senin (1/6/2020).

Baca Juga: Sempat Padam Tadi Malam, Pasokan Listrik Subsistem Ngimbang Kembali Aman

Ia menyebut, keunikan menu masakannya itu ayam bakar racikannya menggunakan bumbu dari Majapahit. Bumbu yang dimaksud adalah rempah-rempah asli dari daerah Majapahit.

"Kami tidak menggunakan bahan kimia sama sekali. Semua asli rempah-rempah. Penangkal penyakit juga," terang dia.

Untuk pembuatannya, bahan yang digunakan adalah menggunakan ayam jawa asli dari peternakan mereka. Ayam jawa itu kemudian dibelah membujur di bagian dada. Dengan menggunakan bambu kecil kemudian diolah.

Baca Juga: Rujak Uleg King Salmon, Inovasi Mewah Excotel di Festival Rujak Uleg 2026

"Semua pesanan kami ambilkan dari kandang kami. Jadi tentu terjamin kualitasnya," jelasnya sambil memilih ayam yang dibakar dengan kayu di atas tungku yang terbuat dari tanah liat.

Sambil menunggu ayam matang, dapat menyiapkan bumbu bumbu Majapahit yaitu berupa bawang putih, bawang merah, lombok rawit, lombok merah, kemiri, tumbar, garam, laos, sere dan daun salam.

"Ada satu resep lagi. Nah kalau itu tidak bisa kami sebutkan. Rahasia dapur," ujarnya.

Baca Juga: Kolaborasi Pertamina dan Warga Ubah Sampah Jadi Nilai Ekonomi

Setelah selesai dibakar, ayam itu kemudian kembali diungkep dengan bumbu yang telah disiapkan.

"Jadi dua kali masak. Untuk harganya mulai dari Rp 100 ribu. Sudah lengkap dengan sambel pedas juga pelengkap seperti timun, kubis dan lain-lain," pungkasnya.

Editor : Sandhi Nurhartanto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.