Jumat, 19 Jun 2026 23:36 WIB

Wali Kota Risma Teteskan Air Mata saat Terima Bantuan Alkes dari BIN

Penyerahan bantuan dari BIN yang diterima Wali Kota Risma
Penyerahan bantuan dari BIN yang diterima Wali Kota Risma

jatimnow.com - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya menerima bantuan 2 unit mobil laboratorium dan alat kesehatan (alkes) dari Badan Intelijen Negara (BIN).

Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh Sekretaris Utama Badan Intelijen Negara, Komjen Pol Bambang Sunarwibowo kepada Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini di Balai Kota Surabaya. 

Baca Juga: Surabaya Uji Coba Aplikasi Perlinsos, Pendataan Bansos 15 Menit Jadi

Dengan penuh haru sambil meneteskan air mata, Wali Kota Risma berterima kasih sedalam-dalamnya kepada semua jajaran BIN atas dukungan dan bantuannya.

Sebelumnya, ia tidak mengira bahwa bantuan yang diberikan kepada pemkot selengkap dan sebanyak ini.

"Gusti Allah yang balas. Saya benar-benar berterima kasih. Terus terang selama ini hasil swab paling cepat keluar satu minggu," kata Wali Kota Risma dalam siaran pers yang diterima redaksi, Jumat (29/5/2020).

Wali kota perempuan pertama di Kota Surabaya menjelaskan, saat ini pihaknya tengah mempersiapkan peletakan alat atau mobil laboratorium.

Rencananya, akan diletakkan di Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Surabaya. Sebab, dibutuhkan ruangan khusus untuk mengoperasikan laboratorium tersebut.

"Kita akan rundingkan hari ini pemasangannya, karena ruangannya harus khusus," terangnya.

Menurutnya, laboratorium tersebut teramat membantu dalam memutus mata rantai penyebaran Covid-19 yang ada di Kota Surabaya.

Pasalnya, dalam sehari, kapasitas laboratorim tersebut bisa mencapai sekitar 500, sehingga dapat mempercepat dalam mendapatkan hasil.

"Nah, dari situ tentunya bisa lebih mempercepat antisipasi juga," ujar dia.

Baca Juga: Surabaya Jadi Percontohan Program Indonesia - UEA Cegah Sampah Plastik ke Laut

Wali kota Risma merinci bantuan apa saja yang diterimanya dari BIN. Di antaranya, yakni Real Time PCR 2 unit, Reagent PCR 5000 test, VTM (Virus Transport Media) 5000 unit, Laminar Airflow Cabinet I unit, PCR Box 1 unit, Vortex 2 unit, Mini Centrifuge My SPIN 12 Mini Centrifuge 3 unit.

Refrigerator 2-8° C 1 unit, Freezer -20° C 1 unit, Mikropipette Set 3 unit, Bio Safety Cabinet 2 unit, Automatice Extraction Machine + Biotecon 2 unit, Refrigerated Centrifuge 1 unit, Autoclave 1 unit, Thermal Mixer 1 unit, Thermal Block 1 unit, Oven, 1 unit, dan Freezer -80° C 1 unit.

"Serta 8.000 alat pelindung diri (APD). Kalau tidak percaya ayo kita buka kardusnya. Itu ada isinya bukan kosongan," ungkapnya dengan wajah sumringah.

Ia pun memastikan bantuan APD itu langsung ditata dan didistribusikan kepada beberapa rumah sakit. Baik yang rujukan Covid-19 maupun non rujukan.

"Langsung saya bagikan APD. Karena ini nyawanya mereka (tim medis) berapapun jumlahnya," urainya.

Komjen Pol Bambang Sunarwibowo mengatakan atas perintah Kepala BIN, ia berusaha untuk mengambil langkah cepat dalam pelacakan, pemetaan, serta langkah-langkah dalam memutus pademi global.

Baca Juga: Dorong Produktivitas, Petani Lamongan Terima Bantuan Alat dan Mesin Pertanian

"Di antaranya dengan menghadirkan laboratorium, alat rapid test, swab, APD, maupun alat pendukung lainnya," kata Bambang.

Menurut dia, di kondisi saat ini setiap individu memilki peran penting serta kontribusi dalam menambah atau mengurangi angka dari penyebaran Covid-19. Oleh karenanya, ia berharap warga juga tetap dispilin dan menerapkan protokol-protokol kesehatan.

"Jika tadi sudah berlangsung di Siola rapid test massal hasilnya 40 persen warga reaktif," jelasnya.

Ia berharap, berbagai bantuan yang telah dikirim itu dapat segera dimanfaatkan Pemkot Surabaya untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di Kota Pahlawan.

"Setelah ini dapat dikembangkan untuk membantu mengurangi angka penyebaran,” pungkas dia.

 

Editor : Sandhi Nurhartanto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.