Rabu, 17 Jun 2026 01:03 WIB

New Normal, Dewan: Jalan Alternatif Hidupkan Perekonomian di Surabaya

  • Penulis : Zain Ahmad
  • | Jumat, 29 Mei 2020 18:07 WIB
Gedung DPRD Surabaya/ foto dokumen
Gedung DPRD Surabaya/ foto dokumen

jatimnow.com - Indonesia menuju new normal. Pemerintah pusat terus menginstruksikan sosialisasi secara masif dengan tetap menerapkan protokol kesehatan di sejumlah provinsi untuk menghidupkan kembali perekonomian.

Sekretaris Komisi B Bidang Perekonomian DPRD Kota Surabaya, Mahfudz memberikan tanggapan positif. Ia mengaku sangat setuju dengan instruksi new normal tersebut.

Baca Juga: Mencari Solusi Eks Tanah Ganjaran Sumur Welut, DPRD Surabaya Minta Pemkot Hadir

"Saya sudah sampaikan sejak beberapa pekan lalu terkait konsep berdampingan dengan Virus Corona (Covid-19). Sudah seharusnya kita bahwa hidup berdampingan dengan Virus Corona ini," katanya kepada jatimnow.com, Jumat (29/5/2020).

Artinya, kata Mahfudz, tidak perlu takut dan gegabah. Hidup saja secara normal dengan menerapkan protokol kesehatan.

"Kita bisa aktifitas seperti biasanya dan menurut saya new normal ini alternatif agar supaya roda perekonomian di Surabaya tetap berputar," jelasnya.

Baca Juga: DPRD Surabaya Dukung Penegakan Hukum Kasus Pengeroyokan Siswa SMAN 11

Mahfudz menyebut kondisi warga Surabaya atau rakyat kecil semakin terhimpit oleh keadaan ekonomi yang sekarang.

Sedangkan ketika diperpanjang penerapan sosial berskala besar (PSBB) jilid 3, tetapi tidak ada solusi yang jelas untuk warga.

"New normal salah satu jalan alternatif agar ekonomi tetap berjalan. Kasihan orang yang di PHK, di rumahkan, jadi nggak bisa kerja kan. Nggak ada penghasilan," ujarnya.

Baca Juga: Catatan Kritis DPRD Surabaya di Moment HJKS ke 733

Untuk itu, menurut Mahfudz, new normal harus diterapkan di Surabaya. Artinya, warga beraktifitas seperti biasa tetapi tetap mematuhi protokol kesehatan sesuai anjuran pemerintah seperti memakai masker, menjaga jarak dan selalu cuci tangan.

"Saya kira warga Surabaya semakin beraktifitas imunnya akan naik. Saya sangat setuju apabila new normal diterapkan. Tapi kalau di kurung di rumah dan tidak ada kegiatan pasti imun mereka akan turun karena banyak pikiran. Mudah-mudahan Virus Corona ini segera hilang," tandasnya.

Editor : Sandhi Nurhartanto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.