Sabtu, 13 Jun 2026 07:55 WIB

Pemicu Terbakarnya Mobil yang Sebabkan 2 Bocah Tewas Masih Misterius

  • Penulis : Moch Rois
  • | Rabu, 27 Mei 2020 14:36 WIB
Tim Labfor Polda Jatim melakukan identifikasi dan olah TKP di lokasi mobil terbakar tewaskan dua bocah di Pasuruan
Tim Labfor Polda Jatim melakukan identifikasi dan olah TKP di lokasi mobil terbakar tewaskan dua bocah di Pasuruan

jatimnow.com - Tim Laboratorium Forensik (Labfor) Polda Jawa Timur melakukan identifikasi atas terbakarnya mobil yang menyebabkan dua bocah tewas di Dusun Nampes, Deso Nogosari, Kecamatan Pandaan, Kabupaten Pasuruan, Rabu (27/5/2020).

Personel Tim Labfor Polda Jatim Kompol Agus Santosa mengatakan, dalam identifikasi tersebut, tim labfor tidak menemukan bekas korek api ataupun petasan yang sejak kemarin disinyalir menjadi pemicu kebakaran tersebut.

Baca Juga: Polda Jatim Bongkar Sindikat Jual Beli OTP Ilegal, Untung Hingga Rp1,2 Miliar

"Terkait adanya dugaan main korek api, kita tadi sudah mencari secara detail, kita tidak menemukan, petasan juga tidak ada. Tadi kita bongkar, kita bersihkan, kita tidak menemukan bangkai korek," terang Agus.

Dalam identifikasi dan olah TKP itu, tim labfor telah melihat pola bekas penjalaran api dalam kebakaran mobil tersebut.

Baca juga:  

"Jadi lokasi awal munculnya api itu sudah kita lihat, sudah kita tentukan di bagian dashboard mobil," paparnya.

Baca Juga: Polda Jatim Ringkus 11 Tersangka Sindikat Penipuan Segitiga Jual Beli Mobil

Setelah meruntut penjalaran api dari lokasi awal api muncul, tim labfor mengambil beberapa barang bukti. Di antaranya 1 kantong plastik berisi abu arang sisa kebaran, kabel power dari kutub positif aki mobil ke arah audio.

Pada kabel di kutub positif aki tersebut, tim labfor menemukan kabel tambahan yang jalurnya juga ke arah audio dan aki.

"Itu (kabel tambahan) nanti yang akan kita dalami, apakah ini menjadi penyebab. Nunggu kita periksa dilab dulu," ungkapnya

Baca Juga: Tim Gabungan Polda Jatim Periksa Senpi Dinas di Polres Tulungagung

Agus menyebut bahwa hasil laboratorium tersebut memerlukan waktu dua minggu. Dan dari proses labfor itulah baru bisa melihat apakah di kandungan abu arah itu ada sisa kandungan residu bahan bakar atau kabel-kabel ada yang bermasalah.

"Apakah ini karena konsleting, belum tentu juga. Kita ini hanya ambil abu dan kabel itu, nanti kami dalami. Apakah itu nanti sebagai penyebab, nanti akan kita tuangkan dalam berita acara dan akan kita serahkan ke Polres Pasuruan atau Polsek Pandaan," pungkasnya.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Optimalkan Produksi Pertanian, Bupati Jember Dorong Petani Muda Masuk Kepengurusan Poktan

Bupati Jember meminta Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) segera berkoordinasi dengan para camat, Gapoktan, dan Poktan untuk menambah keterlibatan generasi muda dalam organisasi petani.

AstraPay Perkuat Digitalisasi UMKM, Dukung Percepatan QRIS Nasional

AstraPay memperkuat digitalisasi UMKM melalui edukasi, QRIS, dan literasi keuangan. Hingga kini telah melayani 17,5 juta pengguna di Indonesia

Savyavasa Mulai Serah Terima Unit, Tandai Babak Baru Hunian Premium Jakarta

Savyavasa mulai serah terima unit kepada penghuni. Apartemen premium di Dharmawangsa ini mencatat penjualan kuat dan minat sewa yang tinggi

MRAN 2026, Bentuk Kepedulian dan Solidaritas Bagi ODHA di Tulungagung

Renungan ini menjadi momen menumbuhkan harapan menghapus stigma dan mengenang ODHA yang sudah meninggal.

BRI Unit Benowo Surabaya Pindah Kantor Mulai 15 Juni, Cek Lokasi Barunya

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk memindahkan operasional BRI Unit Benowo Surabaya ke Jalan Raya Pakal per 15 Juni 2026. Cek detail lokasinya.

Menelusuri Jejak Legenda di Balik Danau Ronggojalu Probolinggo

Danau Ronggojalu dapat diakses dengan mudah, hanya memerlukan waktu tempuh sekitar 30 menit dari pusat Kota Probolinggo.