Minggu, 14 Jun 2026 20:45 WIB

Penanganan Covid 19 di Kota Surabaya Dituding Buruk

Foto-foto: tangkapan layar utas Aditya C Janottama melalui akun Twitter @cakasana
Foto-foto: tangkapan layar utas Aditya C Janottama melalui akun Twitter @cakasana

jatimnow.com - Penanganan kasus Covid 19 di Kota Surabaya dituding buruk.

Tudingan itu diungkap seseorang mengaku bernama Aditya C Janottama itu di Twitter dengan akun @cakasana pada Selasa (26/5) malam.

Baca Juga: ASN Kota Probolinggo Ditantang Manfaatkan Medsos untuk Promosi Daerah

Dia jaga mengaku sebagai dokter salah satu rumah sakit rujukan di Kota Pahlawan.

"Oke kalau gitu kita mulai saja... SEBUAH UTAS tentang bobroknya penanganan COVID-19 di Surabaya," tulisnya saat memulai cuitannya yang mengundang beragam reaksi netizen itu.

"Padahal ya kalau kalian tahu tentang APD buat tenaga non-medis, bikin ngenes. Kadang2 mereka perlu beli sendiri face shield, coverall spunbound. Cuma dikasih masker 1 lapis doang. Yang bilang APD cukup, itu ga mikirin mereka," salah satu cuitan @cakasana.

Utas yang disampaikan @cakasana itu mendapat banyak respon netizen. Misal @RedolentSuwuh. Ia mencontohkan semua daerah mengalami hal yang sama, tidak hanya Surabaya.

"Hampir semua daerah sama Mas, bukan hanya di surabaya. Bukan masalah Pemkot, Pemkab, dll tdk becus. Tapi karna pandemi ini bukan suatu yang di rancang. Ingat kepatuhan masyarakat lebih utama, jika masyarakat patuh akan cepat pandemi berakhir," balas @RedolentSuwuh.

@mare_anna1 menuding @cakasana tidak menyukai wali kota Surabaya.

Baca Juga: Medsos Bikin Anak Makin Individualis, Pakar Tekankan Peran Krusial Orang Tua

"Coba deh liat twit2 mu yg dulu2 hehe. Keliatan bgt benci sm walkotnya. Anyway knp gak mention aja lgsung akun pemkot sby?? Aku duwe knco dokter ndek sby akeh tp gk separah sek kon critake yaapa," tulis balasannya.

Berbeda dengan @cumi_pete. Akun ini me-replay
@cakasana.

"Wow.... Ternyata slama ini over_glorification ya bu risma..... Pemkot bukannya suplay APD dan kebutuhan malah suplay jamu. *ngakak*
Saya frotliners di bali. Akses diagnostik gampang dan cepat dan masyarakat ga bandel," tulis dia.

Baca Juga: Stikes Maharani Malang Edukasi Pelajar Lawan Cyberbullying

@cakasana memang mengungkap apabila pernah mendapat kiriman dari Pemkot Surabaya.

"Eh lupa. Ada sih yang dikasih pemkot... yaitu...TELOR REBUS SAMA WEDANG JAHE," cuit @cakasana.

Hingga pukul 09.00 Wib, utas
@cakasana telah mengantongi 5.1 ribu like dan telah di-retweet 3,6 ribu kali.

Kepala Bagian Humas Pemerintah Kota Surabaya Febriadhitya Prajatara belum bisa dikonfirmasi soal itu hingga pukul 09.32 Wib, Rabu (26/5/2020).

Editor : Budi Sugiharto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.