Sabtu, 20 Jun 2026 23:10 WIB

Bertambah 5 Orang, Pasien Positif Corona Kabupaten Mojokerto Jadi 29

Ilustrasi/jatimnow.com
Ilustrasi/jatimnow.com

jatimnow.com - Pasien terkonfirmasi positif virus corona (Covid-19) di Kabupaten Mojokerto menjadi 29 orang setelah ada penambahan lima kasus baru per 25 Mei 2020.

Juru Bicara Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Mojokerto Ardi Sepdianto mengatakan, lima kasus baru itu terdiri dua orang dari Kecamatan Jetis, satu dari Kecamatan Gedeg, satu dari Kecamatan Mojosari dan satu dari Kecamatan Pacet.

Baca Juga: Meimura Bawa Ludruk Besutan ke Kampus, Sentil Eksploitasi Alam Mojokerto

"Dua orang dari Kecamatan Jetis keduanya pria yaitu pasien usia 79 dan 29 tahun," ungkap Ardi, Selasa (26/5/2020).

Pasien berusia 79 adalah pasien dalam pengawasan (PDP) yang dirawat di Rumah Sakit Citra Medika (Ciko) Sidoarjo sejak 13 Mei. Saat menjalani rapid test pada 23 Mei hasilnya reaktif dan dilanjutkan pengambilan sample untuk uji swab pada hari yang sama.

"Hasil uji swab pasien yang menunjukkan terkonfirmasi positif Covid-19 baru keluar kemarin. Saat ini pasien itu menjalani perawatan di RS Citra Medika," jelasnya.

Sementara pasien berusia 29 tahun adalah karyawan pabrik kertas di Kabupaten Gresik. Pasien ini mengeluh panas, mual, muntah dan nyeri otot.

"Pasien ini menjadi PDP sejak 18 Mei karena hasil rapid test pasien reaktif. Sample untuk uji swab diambil pada 19 Mei dan hasil uji swabnya positif baru keluar kemarin. Pasien saat ini dirawat di RSUD Dr Soekandar," ungkapnya.

Baca Juga: Angkat Isu Situs, Ludruk Besutan Bakal Masuk Kampus UNIM Mojokerto

Masih kata Ardi, untuk pasien asal Kecamatan Gedeg merupakan seorang perempuan yang berusia 63 tahun.

"Ini pasien OTG (orang tanpa gejala). Tanggal 21 Mei rapid test pasien ini reaktif, lalu swab tanggal 22 Mei. Tanggal 24 Mei pasien ini dibawa ke RSUD dr Soekandar, hasil swab dinyatakan positif keluar kemarin," paparnya.

Pasien berasal dari Kecamatan Pacet seorang perempuan berusia 29 tahun yang berprofesi sebagai guru di Surabaya dan tinggal di Surabaya.

Baca Juga: Tutup Tahun 2025, SportTrip Hijaukan Lereng Gunung Penanggungan

"Pasien ini juga orang tanpa gejala (OTG) dengan rapid testnya reaktif pada 11 Mei. Sample uji swab pasien diambil pada 21 Mei dan hasilnya baru keluar kemarin. Pasien saat ini menjalani isolasi mandiri di Surabaya," beber Ardi.

Pasien nomor 29 berasal dari Kecamatan Mojosari seorang perempuan berusia 52 tahun yang mengeluh demam, batuk dan sesak nafas.

"Hasil rapid testnya reaktif pada 18 Mei, sample uji swab diambil pada 19 Mei dan baru keluar hasilnya terkonfirmasi Covid-19 kemarin juga. Saat ini pasien dirawat di RSUD Dr. Soekandar," pungkasnya.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.