Sabtu, 20 Jun 2026 11:05 WIB

Lecehkan Perawat, Pemilik Akun FB di Probolinggo Dilaporkan ke Polisi

DPD PPNI Kabupaten Probolinggo melaporkan akun kepada polisi
DPD PPNI Kabupaten Probolinggo melaporkan akun kepada polisi

jatimnow.com - Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Kabupaten Probolinggo melaporkan akun salah satu media sosial (medsos) Facebook ke polisi karena melecehkan profesi mereka. 

Wakil Ketua Bidang Hukum dan Pemberdayaan Politik DPD PPNI Kabupaten Probolinggo, Sugianto mengatakan akun yang diduga menghina profesi perawat tersebut adalah Cong Giono.

Baca Juga: Viral Pocong Bercelurit di Makam Probolinggo Bikin Resah Warga

Dalam kolom komentar, akun itu menuliskan 'Ini mau membangga banggakan perawat/dokter yg sok soan menangani pasien Covid 19 dengan baik. Sok Sokan di Pahlawankan. Kan Goblok. Dan Semoga pasien pasien yang terjangkit Covid lekas sembuh karena Allah SWT. Dan Perawat Perawat goblok tak perikemanusiaan dimatikan oleh wabah ini Amin. By sok Pahlawan".

"Karena akun ini sudah melakukan ujaran kebencian terhadap profesi kami maka kami lakukan pelaporan," kata Sugianto, Rabu (20/5/2020)..

Menurutnya, para perawat telah bekerja dengan maksimal dalam penanganan Covid-19.

Baca Juga: Analisis CCTV Kecelakaan Rombongan Anggota DPR RI Hilman Mufidi di Probolinggo

"Kami berharap agar profesi perawat dihargai. Untuk selanjutnya atas laporan ini, kami serahkan kepada polisi," ujarnya.

Kasatreskrim Polres Probolinggo Kota, AKP Heri Sugiono membenarkan pihaknya telah menerima laporan dari PPNI karena adanya ujaran kebencian yang melecehkan profesi perawat.

"Untuk akun yang disangkakan melakukan ujaran kebencian, kami sudah kantongi identitasnya dan sudah dilakukan pengawasan," jelasnya.

Baca Juga: Sempat Kabur ke Lombok, Pelaku Penganiayaan di Probolinggo Serahkan Diri

Menurutnya, jika berkaitan dengan ujaran kebencian maka secara otomatis akan dikenakan sanksi pasal pasal 27 Undang undangan nomor 3 tentang ITE dengan ancaman 5 tahun penjara.

"Kami juga akan meminta keterangan dari saksi dalam proses penyelidikan nantinya," tandasnya.

Editor : Sandhi Nurhartanto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.