Penjualan Buah Blewah pada Ramadan ini Menurun Imbas Corona
- Penulis : Sahlul Fahmi
- | Minggu, 17 Mei 2020 11:23 WIB
jatimnow.com - Pandemi Virus Corona (Covid-19) membuat roda perekonomian terganggu. Imbas tersebut juga dirasakan oleh para pedagang pasar.
Bulan Ramadan dan lebaran adalah musim panennya pedagang namun kali ini terasa berbeda.
Baca Juga: DPRD Surabaya: Wilayah Perbatasan Kita Pastikan Tidak Tertinggal
Salah satu pedagang buah blewah di PIOS, Suhardi mengatakan jika wabah ini membuat omzet dirinya menurun.
Menurutnya, daya beli masyarakat menurun karena aktivitas dan rutinitas terbatasi oleh berbagai macam kebijakan dalam menanggulangi penyebaran Covid-19.
"Perekonomian masyarakat turun karena banyak perusahaan tutup. Karyawan yang dirumahkan dan di PHK, tentunya juga mempengaruhi ekonomi di pasar," katanya, Minggu (17/5/2020).
Ia mencontohkan, untuk penjualan buah blewah yang biasanya melonjak pesanannya saat Bulan Ramadan kini penjualannya cukup landai.
"Memang tetap laku, namun tidak seramai Ramadan tahun lalu," ujarnya.
Pedagang asal Malang itu mengaku tidak berani menumpuk stok terlalu banyak seperti pada Ramadan sebelumnya.
Baca Juga: Pasar Induk Surabaya Sidotopo: Bersih, Aman, Nyaman dan Fasilitasnya Keren
"Dalam kondisi seperti ini kami juga harus realistis. Karena itu saya main aman dengan mendatangkan buah sesuai permintaan pasar," jelasnya.
Suhardi beralasan jika perputarannya lambat yang terjadi malah bukan untung tapi buntung.
"Resiko jualan buah itu kan barangnya bisa busuk," ungkapnya.
Ia mengaku tidak mau mengeluh mengenai kondisi yang kurang menguntungkan akibat dampak Covid-19.
Baca Juga: Harga Cabai di Pasar Induk Porong Sidoarjo Berangsur Turun, Hanya Rp50 Ribu/Kg
"Semoga wabah ini segera berlalu dan perekonomian bisa kembali pulih seperti sedia kala," harap Suhardi.
Berita ini kerjasama antara Pasar Induk Osowilangun Surabaya (PIOS) dengan jatimnow.com
Editor : Sandhi NurhartantoURL : https://jatimnow.id/baca-26543-penjualan-buah-blewah-pada-ramadan-ini-menurun-imbas-corona