Rabu, 17 Jun 2026 12:49 WIB

Wabah Virus Corona

Jelang Pembelakuan PSBB, Khofifah Kunjungi Kampung Tangguh di Malang

  • Penulis : Zain Ahmad
  • | Sabtu, 16 Mei 2020 18:33 WIB
Gubernur Khofifah saat meninjau kampung tangguh di Kampung Cempluk Jalan Dieng Atas Sumberejo Desa Kalisongo, Kecamatan Dau, Kabupaten Malang
Gubernur Khofifah saat meninjau kampung tangguh di Kampung Cempluk Jalan Dieng Atas Sumberejo Desa Kalisongo, Kecamatan Dau, Kabupaten Malang

jatimnow.com - Jelang pemberlakuan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) di Malang Raya, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa kembali mengunjungi kampung tangguh di Kabupaten Malang.

Bersama Bupati Malang HM. Sanusi dan Forkopimda Kabupaten Malang, Gubernur Khofifah mengunjungi Kampung Cempluk di Jalan Dieng Atas Sumberejo Desa Kalisongo, Kecamatan Dau, Kabupaten Malang.

Baca Juga: Muhammadiyah Bangun Pabrik Infus di Malang, Nilai Investasi Capai Rp800 Miliar

Gubernur Khofifah mengapresiasi terbentuknya kampung tangguh yang ada di wilayah Malang Raya. Dirinya menyampaikan bahwa kampung tangguh adalah bentuk kesiapsiagaan dan kemandirian menghadapi bencana alam maupun nonalam. Termasuk yang saat ini terjadi pandemi Covid-19 seperti sekarang.

"Terimakasih Bapak Bupati, Bapak Danrem, Kapolres, Dandim, Camat, Kades dan RW-RT atas inisiasinya membentuk kampung tangguh," ujar Gubernur Khofifah dalam sambutannya di Balai Desa Kalisongo, Kecamatan Dau, Sabtu (16/5/2020) siang.

Kampung Cempluk juga menjadi salah satu kampung tangguh yang menjadi inisiatif dan partisipatif warga kampung berbasis RW yang diinisiasi oleh Universitas Brawijaya, TNI-Polri dan Pemkab Malang.

Jelang pemberlakuan PSBB 17 Mei 2020, Kampung Cempluk telah memiliki beberapa inovasi penanganan Covid-19 yang terangkum dalam 7 ketangguhan. Dengan rincian kecukupan logistik, SDM, tangguh kesehatan, tangguh informasi, keamanan dan ketertiban, tangguh budaya serta psikologi.

Untuk ketangguhan logistik, Kampung Cempluk menyediakan lumbung pangan yang akan membantu mencukupi kebutuhan logistik untuk 1.560 warga yang terbagi dalam 400 kepala keluarga (KK).

Selain itu warga sekitar juga terus mendapat sosialisasi untuk sadar dan waspada menghadapi pandemi Covid-19. Termasuk menyediakan thermal gun, tertib pemakaian masker dan menyediakan tempat cuci tangan dengan sabun dan air yang mengalir.

Gubernur Khofifah berharap, semua inisiatif di Kampung Cempluk bisa menjadi salah satu role model kampung yang komprehensif dalam menghadapi bencana nonalam yang saat ini terjadi di Jatim. Apalagi ini merupakan perwujudan sinergi pentahelix, kerjasama antara masyarakat, pemerintah, pengusaha, media dan perguruan tinggi.

Baca Juga: Pendaki Ilegal Gunung Semeru Berhasil Dievakuasi, Pengelola Jatuhi Sanksi

"Kami ingin mendapat detail plan, bagaimana pola ini dapat diterapkan di Jawa Timur. Utamanya di Surabaya Raya yang saat ini tengah melaksanakan PSBB tahap dua," paparnya.

Dia menjelaskan, poin ketangguhan psikologi yang ada di Kampung Cempluk perlu diadaptasi di seluruh wilayah Jatim. Sehingga bisa mengurai beban psikologi masyarakat utamanya para ibu yang harus mampu memastikan ketahanan keluarganya terjaga di masa pandemi Covid-19.

"Pojok curhatnya penting, ini perlu untuk dikanalisasi, yang dapat diterapkan di wilayah Jawa Timur," ucapnya.

Gubernur Khofifah menambahkan, peran aktif dan gotong royong warga di Kampung Cempluk dalam menghadapi Covid-19 diharapkan mampu mengedukasi warga lainnya. Sehingga tidak akan muncul stigma negatif atau bahkan penolakan bagi warga yang terjangkit Covid-19, tenaga kesehatan yang pulang dari tugas merawat pasien Covid-19 serta jenazah yang terkonfirmasi positif Covid-19.

Baca Juga: Lewati Jalur Ilegal, Pendaki Gunung Semeru Dilaporkan Jatuh ke Jurang

"Satgasnya telah melakukan antisipasi luar biasa, partisipasi, inisiasi dan solidaritas di antara warganya juga luar biasa. Terimakasih untuk seluruh warga di Kampung Cempluk," tandasnya.

Sementara itu, Bupati Malang H.M. Sanusi mengatakan bahwa menjelang berlakunya PSBB di Malang Raya, Kabupaten Malang telah membentuk kampung tangguh sejumlah 200 desa dengan 500 kampung.

"Jadi dengan kampung-kampung ini diharapkan nanti penyebaran Covid-19 tidak bergerak, agar daerah yang hijau tidak menjadi merah dan yang merah tidak berkembang lagi," ungkap Bupati Sanusi.

Pada kesempatan itu, diserahkan bantuan sembako dan uang Rp 5 juta rupiah kepada Pengurus Lumbung Pangan Kampung Tangguh.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.