Selasa, 16 Jun 2026 13:37 WIB

Wabah Virus Corona

Salat Idul Fitri, PBNU Imbau Umat Islam Ikuti Protokol Pemerintah

Pelaksanaan Salat Idul Fitri di Masjid Al Akbar Surabaya/ foto dokumen
Pelaksanaan Salat Idul Fitri di Masjid Al Akbar Surabaya/ foto dokumen

jatimnow.com - Wakil Ketua Lembaga Dakwah PBNU, KH Misbahul Munir mengimbau umat Islam mengikuti protokol pemerintah di tengah Covid-19.

Termasuk pelaksanaan ibadah Salat Idul Fitri 1441 Hijriyah di masjid atau di lapangan terbuka.

Baca Juga: Dukung Transformasi Pesantren, Gus Yahya Apresiasi Inisiatif KH Imam Jazuli

"Salat Idul Fitri dalam situasi pandemi ini mari kita laksanakan dengan mengikuti protokol pemerintah," ujar Kiai Misbah saat dihubungi Republika.co.id, Selasa (12/5).

Namun, menurut dia, jika situasi Covid-19 di wilayahnya masih zona merah hendaknya Salat Idul Fitri dilaksanakan di rumah masing-masing.

Karena, menurut dia, dalam fikih Islam para ulama membolehkan umat untuk Salat Idul Fitri di rumah.

"Secara fikih banyak pendapat ulama yang mengatakan Salat Idul Fitri bisa dilaksanakan di rumah," ucapnya.

Terkait tata cara pelaksanaan Idul Fitri di rumah, LD PBNU telah merilis panduang singkatnya pada Minggu (10/5).

Menurut Kiai Misbah, cara pelaksanaannya sama seperti Idul Fitri biasanya, tapi boleh tidak disertai khutbah jika tidak mampu melaksanakannya.

Baca Juga: Ponpes Al Falah Kediri Ditetapkan Tuan Rumah Munas Alim Ulama dan Konbes NU

"Seperti biasa, salat dan khutbah. Kalau tidak memungkinkan atau tidak bisa khutbah, cukup Salat Idul Fitri saja dengan tata cara seperti biasanya," kata kiai asal Madura ini.

Jika dalam keadaan sendirian, menurut dia, umat Islam tetap bisa melaksanakan salat sendiri seperti Salat Idul Fitri berjamaah, dengan melakukan tujuh takbir di rakaat pertama dan lima takbir pada rakaat kedua. Namun, tanpa ada khutbah.

"Jika sendiri juga boleh melaksanakan Idul Fitri di rumah," ujarnya.

 

Baca Juga: Katib Syuriyah PBNU Kecam Penyergapan Relawan Indonesia oleh IOF

Lihat Artikel Asli

DisclaimerBerita ini merupakan kerja sama jatimnow.com dengan Republika.co.id. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi berita menjadi tanggung jawab Republika.co.id

 

Editor : REPUBLIKA.co.id
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.