Senin, 15 Jun 2026 20:32 WIB

Penyadapan Soal UNBK, Kepsek SMPN 54 Sebut Komite Ikut 'Menikmati'

Kepsek 54 Surabaya Keny Erviaty, saat mendatangi Mapolrestabes Surabaya.
Kepsek 54 Surabaya Keny Erviaty, saat mendatangi Mapolrestabes Surabaya.

jatimnow.com - Kasus penyadapan soal Ujian National Berbasis Komputer (UNBK) dengan tersangka Kepala Sekolah (Kepsek) SMPN 54 Surabaya, Keny Erviaty menguak tabir baru.

Komite Sekolah disebut-sebut sebagai pihak yang juga ikut 'menikmati' hasil dari penyadapan UNBK tersebut. Kebenaran dari nyanyian Keny ini lah yang kini ditelusuri oleh polisi.

Baca Juga: DPRD Surabaya Dukung Penegakan Hukum Kasus Pengeroyokan Siswa SMAN 11

"Tersangka mengaku kalau dia ingin berterimakasih kepada komite dengan memberikan jawaban kepada 7 orang siswa yang diduga anak komite," terang Kasatreskrim Polrestabes Surabaya AKBP Sudamiran, Rabu (9/5/2018).

Baca juga: Ini Alat Bukti Peretasan UNBK SMP di Surabaya yang Diteliti Polisi

Sudamiran mengungkapkan dari keterangan tersangka ini pihaknya bakal memanggil komite sekolah yang juga merupakan orang tua 7 siswa yang diberi jawaban.

“Masih kami dalami, dari tujuh siswa yang diduga anaknya komite itu akan kita kroscek dan lakukan pemanggilan-pemanggilan. Kita bakal kembangkan terus sampai penyidikan ini selesai," tegasnya.

Sudamiran membeberkan kronologinya, terangka Keny menyuruh dua pekerja honorer yang sudah menjadi tersangka. Mereka adalah IM (38), honorer bidang IT SMP tersebut dan TH (45), staff TU (tata usaha).

Baca juga: Sempat Raib, Kepsek SMPN 54 Akhirnya Diperiksa Soal Penyadapan UNBK

Baca Juga: Dewan Kesenian Surabaya Persoalkan Ultimatum 7 Hari Pengambilan Gamelan

TH berperan memberikan IP address komputer UNBK milik siswa. Sedangkan IM bertugas menyadap soal UNBK itu dari komputer siswa ke komputer miliknya.

IM kemudian memotret layar komputer miliknya yang berisi soal UNBK. Hasil potretannya itu kemudian dikirim melalui whatsapps ke sejumlah nomor yang mengelola lembaga bimbingan belajar (LBB) bernama ESC (Excellent Study Club) di Jalan Jolotundo, Tambaksari Surabaya.

Baca juga: Kasus Peretasan UNBK SMP di Surabaya, Polisi Panggil Kepala Sekolah

"Dari keterangan tersangka KE polisi mengamankan dua alat bukti yang mengarah pada penyadapan soal UNBK. Dari barang bukti itu secara sistematik perbuatan itu ada untuk membantu diduga anak komite sekloah," jelasnya.

Baca Juga: Dua Bulan Operasi, 192 Bandit Jalanan Surabaya Dikerangkeng

Diketahui KE telah di tahan di Mapolrestabes Surabaya. Dalam kasus tersebut KE terancam pasal UU ITE 19 tahun 2016 jo 1 pasal 55 KUHP terkait menyuruh melakukan perbuatan tindak pidana.

Reporter: Fahrizal Tito
Editor: Erwin Yohanes

 

Editor : Erwin Yohanes
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.