Kamis, 11 Jun 2026 21:47 WIB

Korban PHK Covid-19 Tidak Dapat Bantuan Pemerintah

  • Penulis : Zain Ahmad
  • | Senin, 11 Mei 2020 20:17 WIB
Rizki Kurniawan bersama istri dan anaknya saat ditemui di kos nya
Rizki Kurniawan bersama istri dan anaknya saat ditemui di kos nya

jatimnow.com - Rizki Kurniawan (36) kini hanya bisa pasrah sambil berusaha mencari pekerjaan lagi setelah menganggur akibat di PHK dari tempat kerjanya sebagai buruh pabrik kayu di kawasan Jalan Rajawali, Surabaya.

Pria asal Jember itu, harus memeras otak guna menghidupi istrinya, Hera Aptriningsih (30) beserta ketiga anaknya, Nabila Larashati (8), Muhammad Saddly Attallah (3 bulan), dan Bonita Milkayla Zahra (1,8 bulan).

Baca Juga: Awal 2026, 315 Istri di Bojonegoro Gugat Cerai Suami

Setelah sebulan lebih di-PHK akibat pandemi Virus Corona, Rizki tidak memegang uang sepersen pun. Ia mengaku jika bantuan dari pemerintah juga tidak didapatkannya.

"Bantuan dari pemerintah tidak dapat sama sekali. Saya sempat iri sama tetangga kos saya yang dapat tapi saya enggak. Saya hanya bisa nangis dalam hati," katanya saat di temui di kosnya di Jalan Banyu Urip VII B no 9, Surabaya, Senin (11/5/2020).

Dengan tidak memiliki penghasilan dan dapat bantuan dari pemerintah, Rizki Kurniawan kebingungan untuk memberi nafkah keluarganya.

"Tidak pegang uang sama sekali. Sehari-hari ya makan seadanya. Kadang pakai mie, kadang nggak makan sama sekali. Ini nyari pekerjaan sampai sekarang juga belum dapat," ujar pria yang kini hanya memiliki surat keterangan (Suket) dari Pemkot Surabaya itu.

Ia menjelaskan, semenjak dirinya menganggur untuk keluarganya makan saja kesusahan. Ia sedikit terbantu ketika ada sejumlah komunitas dan Pemuda Pancasila (PP) yang memberikan sembako dan kebutuhan untuk bayi.

Baca Juga: Melihat Laba Gudang Garam 3 Tahun Terakhir, Sempat Puasa Dividen

"Anak saya yang kecil butuh susu. Kadang terpaksa kalau nangis, anak saya kasih air putih yang dimasukan ke dot," ujar dia.

Selama dirinya menggangur, ia telah menjual beberapa barang untuk menghidupi keluarganya. Kini yang tersisa tinggal magicom dan kipas angin.

"Kalau belum dapat kerjaan, ya terpaksa saya jual," tandasnya.

Rizki mengakui dia telah mendapat tawaran pekerjaan dari salah satu kader partai di Surabaya.

Baca Juga: Gudang Garam: Dari Perusahaan Rumahan, Besar karena Semangat Surya Wonowidjojo

"Memang saya dijanjikan bekerja hari ini. Tapi karena ada kendala, hari ini belum bisa bekerja. Semoga ada kepastian saya bisa bekerja atau tidak," kata Rizki.

Bantuan juga mengalir ke keluarga Rizki dari komunitas maupun organisasi kepemudaan.

 

Editor : Sandhi Nurhartanto
Berita Terbaru

Optimalkan Produksi Pertanian, Bupati Jember Dorong Petani Muda Masuk Kepengurusan Poktan

Bupati Jember meminta Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) segera berkoordinasi dengan para camat, Gapoktan, dan Poktan untuk menambah keterlibatan generasi muda dalam organisasi petani.

AstraPay Perkuat Digitalisasi UMKM, Dukung Percepatan QRIS Nasional

AstraPay memperkuat digitalisasi UMKM melalui edukasi, QRIS, dan literasi keuangan. Hingga kini telah melayani 17,5 juta pengguna di Indonesia

Savyavasa Mulai Serah Terima Unit, Tandai Babak Baru Hunian Premium Jakarta

Savyavasa mulai serah terima unit kepada penghuni. Apartemen premium di Dharmawangsa ini mencatat penjualan kuat dan minat sewa yang tinggi

MRAN 2026, Bentuk Kepedulian dan Solidaritas Bagi ODHA di Tulungagung

Renungan ini menjadi momen menumbuhkan harapan menghapus stigma dan mengenang ODHA yang sudah meninggal.

BRI Unit Benowo Surabaya Pindah Kantor Mulai 15 Juni, Cek Lokasi Barunya

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk memindahkan operasional BRI Unit Benowo Surabaya ke Jalan Raya Pakal per 15 Juni 2026. Cek detail lokasinya.

Menelusuri Jejak Legenda di Balik Danau Ronggojalu Probolinggo

Danau Ronggojalu dapat diakses dengan mudah, hanya memerlukan waktu tempuh sekitar 30 menit dari pusat Kota Probolinggo.