Rabu, 17 Jun 2026 23:05 WIB

Melihat Laba Gudang Garam 3 Tahun Terakhir, Sempat Puasa Dividen

  • Penulis :
  • | Senin, 08 Sep 2025 17:15 WIB
Gudang Garam Kediri. (Foto: Yanuar Dedy/jatimnow.com)
Gudang Garam Kediri. (Foto: Yanuar Dedy/jatimnow.com)

jatimnow.com - Kabar pemutusan kerja buruh perusahaan rokok terbesar di Indonesia, PT Gudang Garam Tbk masih cukup hangat di media sosial.

Sejauh ini belum ada keterangan resmi dari pihak perusahaan, namun terbaru Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Jawa Timur mengonfirmasi, bahwa hal tersebut merupakan program pensiun dini. Dari sejumlah penawaran, 200 pekerja disebut mengambil program itu. 14 di antaranya berusia jelang pensiun.

Baca Juga: Gudang Garam Persembahkan Kisah Cinta Nyi Roro Kidul di Dhoho Night Carnival 2025

Menarik untuk melihat kembali laba perusahaan rokok di Kediri yang berdiri sejak 1958 tersebut. Setidaknya, redaksi merangkum laba Gudang Garam dalam tiga tahun terakhir. Sempat di angka Rp2,3 triliun, keuntungan GG hanya tersisa Rp900an miliar pada 2024.

Hasil RUPS Tahun 2023

Dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) di Grand Surya Hotel, pada Senin 26 Juni 2023, GG membagikan dividen tahunan sebesar Rp2,3 triliiun.

Lebih rinci, PT Gudang Garam Tbk (GGRM) membagikan dividen atau sebagian laba perseroan untuk tahun buku 2022 itu sebesar Rp 2.308.905.600.000,-. Sehingga besar dividen yang diterima masing-masing pemegang saham sebesar Rp1.200 per saham.

Sebagiannya mereka simpan dalam akun saldo laba dan akan digunakan untuk menambah modal kerja Perseroan.

Hasil RUPS Tahun 2024

Gonjang-ganjing anjloknya Gudang Garam mulai terlihat tahun ini. Pada RUPS tahun 2024, Gudang Garam memutuskan tidak membagikan laba tahun buku 2023. Tidak ada penjelasan soal angka, namun seluruh direksi sepakat menyimpan laba 2023 untuk menambah modal kerja.

“Menyetujui penetapan penggunaan laba Perseroan untuk tahun buku 2023 seluruhnya dimasukkan dalam akun saldo laba dan akan digunakan untuk menambah modal kerja sehingga Perseroan tidak membagikan dividen kepada pemegang saham Perseroan untuk tahun buku 2023,” tulis Gudang Garam dalam rilisnya.

Baca Juga: Gudang Garam: Dari Perusahaan Rumahan, Besar karena Semangat Surya Wonowidjojo

Hasil RUPS Tahun 2025

Dalam RUPS tahun 2025, GG menyepakati laba sebesar Rp962 miliar, keuntungan bersih lainnya mereka simpan sebagai modal.

Lebih rinci, pihaknya menetapkan penggunaan sebagian laba Perseroan untuk tahun buku 2024 sebesar Rp 962.044.000.000, atau Rp500 untuk setiap lembar sahamnya.

Angka itu cukup jauh menurun dibandingkan keuntungan yang dibagikan pada tahun 2023, sebesar Rp2,3 triliiun.

Pada tahun buku 2021, laba GG pernah menyentuh Rp4 triliun. Dari beberapa sumber, keuntungan mereka juga pernah menyentuh Rp5 triliun.

Baca Juga: Penjelasan Disnakertrans Jatim soal Kabar Karyawan Gudang Garam Kediri Diputus Kerja

Diketahui sebelumnya, video dengan narasi ribuan karyawan PT Gudang Garam Tbk disebut mengalami pemutusan hubungan kerja (PHK) viral di media sosial.

Dalam video tersebut terekam sejumlah karyawan mengenakan seragam GG duduk dalam sebuah forum. Beberapa orang juga bersalaman mengucapkan tanda perpisahan.

Terkait kondisi ini, Kepala Disnakertrans Jatim, Sigit Priyanto menjelaskan, guncangan yang dialami Gudang Garam ini akibat maraknya rokok ilegal. Termasuk tingginya nilai cukai yang membuat mereka menawarkan opsi pensiun dini itu.

"Memang keterangan dari Gudang Garam Kediri terinfo bahwa ada dampak dari penjualan rokok ilegal dan tingginya nilai cukai. Dari situ, karyawan ditawari itu," jelasnya.

Editor : Yanuar D
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.