Minggu, 21 Jun 2026 10:28 WIB

Petugas Medis Terpapar Corona, Puskesmas Tulungagung Ditutup Sementara

Ilustrasi/ jatimnow.com
Ilustrasi/ jatimnow.com

jatimnow.com - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tulungagung menutup sementara Puskesmas Simo setelah satu petugas medis terkonfirmasi positif Covid-19 dan dua lainnya reaktif infeksi setelah dilakukan rapid test.

"Sementara pelayanannya kami nonaktifkan dan menyelesaikan tracing (penelusuran) terhadap tenaga medis di sana," kata juru bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Tulungagung, Galih Nusantara di Tulungagung, Jumat (8/5/2020).

Baca Juga: Plt Bupati Tulungagung Ajak Masyarakat Sukseskan Sensus Ekonomi 2026

Penonaktifan Puskesmas Simo ini sudah kedua kalinya. Sebelummya, langkah penonaktifan puskesmas yang sama telah dilakukan pemerintah daerah begitu diketahui dokter puskesmas terkonfirmasi positif Covid-19 dari kluster pelatihan haji.

Sejak temuan itu, Puskesmas Simo ditutup sementara selama sepekan untuk mencegah paparan virus ke tenaga medis lain maupun warga yang berkunjung.

Langkah disinfeksi dilakukan, baik terhadap personel tenaga medis dan paramedis yang ada, maupun terhadap keseluruhan fasilitas yang ditengarai bisa menjadi media penularan virus corona.

"Penonaktifan kali ini dilakukan karena ternyata masih ditemukan perawat yang reaktif berdasarkan rapid test Covid-19," katanya.

Kendati faskes Puskesmas Simo dinonaktifkan sementara, Galih memastikan layanan kesehatan masyarakat tetap akan dilakukan.

Baca Juga: Melawan Saat Ditangkap, Dua Pembobol Toko Bangunan Tulungagung Didor

Cuma penyelenggaraannya dialihkan ke puskesmas atau pustu terdekat, demi menjaga pelayanan kesehatan masyarakat.

Galih mengatakan, proses tracing tahap kedua telah dimulai sejak Senin (4/5) hingga Minggu (10/5).

"Insya Allah Senin (11/5) besok, jika sudah selesai, layanan di Puskesmas Simo akan kita buka kembali. Akan kami evaluasi dulu perkembangannya," kata dia.

 

Baca Juga: Asyik Nongkrong di Warung Kopi, Puluhan Pelajar di Tulungagung Terjaring Razia

Lihat Artikel Asli

DisclaimerBerita ini merupakan kerja sama jatimnow.com dengan Republika.co.id. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi berita menjadi tanggung jawab Republika.co.id

 

Editor : REPUBLIKA.co.id
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.