Minggu, 21 Jun 2026 12:57 WIB

Khofifah Pastikan Undangan Doa Bersama Ponpes di Grahadi Hoaks

  • Penulis : Zain Ahmad
  • | Sabtu, 25 Apr 2020 21:28 WIB
Surat undangan untuk Ponpes di Jatim yang dinyatakan hoaks oleh Gubernur Khofifah
Surat undangan untuk Ponpes di Jatim yang dinyatakan hoaks oleh Gubernur Khofifah

jatimnow.com - Sebuah surat undangan yang ditujukan kepada pengasuh pondok pesantren (Ponpes) se Jawa Timur dan ditandatangani oleh Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa dipastikan tidak benar atau hoaks.

Dalam surat berkop lambang Garuda Pancasila dan dibawahnya tertulis Gubernur Jawa Timur itu menyebut jika pada hari Senin, 27 April 2020, pukul 15.30 Wib akan digelar doa bersama di gedung Grahadi, Surabaya agar wabah Virus Corona (Covid-19) segera berlalu. 

Baca Juga: Poros Muda NU Kecam Fitnah Amien Rais ke Presiden Prabowo dan Letkol Teddy

Itu disampaikan Gubernur Khofifah melalui akun Instagram @khofifah.ip yang dilihat oleh redaksi, Sabtu (25/4/2020).

"Saya pastikan surat ini adalah hoaks yang disebarkan oleh orang-orang yang tidak bertanggungjawab. Secara pribadi maupun atas nama Pemerintah Provinsi Jawa Timur, saya tidak pernah menyelenggarakan doa bersama seperti yang tertera dalam surat tersebut," tulis Gubernur Khofifah.

"Dengan demikian, dimohon kepada siapapun yang menerima surat palsu tersebut untuk tidak menanggapinya. Mari untuk sementara waktu kita berdoa dan beribadah di rumah masing-masing guna memutus mata rantai penularan Covid-19," tambahnya.

Khofifah menegaskan secara pribadi maupun atas nama Pemerintah Provinsi Jawa Timur, dirinya tidak pernah menyelenggarakan doa bersama seperti yang tertera dalam surat tersebut.

Ia meminta agar para penerima surat palsu tersebut untuk tidak menanggapinya atau bahkan menyebarkannya kembali kepada orang lain.

Menurut Khofifah, ajakan berdoa agar musibah Covid-19 ini cepat berlalu tidaklah salah. Yang salah adalah, kata dia, bahwa doa tersebut diselenggarakan dilakukan bersama-sama di Gedung Negara Grahadi.

Baca Juga: Waspada! Indomaret Imbau Masyarakat Soal Penipuan Voucher Gratis

Padahal, saat ini Jawa Timur tengah berupaya memutus mata rantai Covid-19 dengan menerapkan physical distancing.

"Mari untuk sementara waktu kita berdoa dan beribadah di rumah masing-masing guna memutus mata rantai penularan Covid-19," kata Gubernur Khofifah dalam siaran pers yang diterima redaksi.

Beragam komentar dari warganet terhadap surat undangan tersebut. Seperti yang ditulis oleh @faj2414.

"Tempuh lewat jalur hukum aja Bu, agar hal-hal seperti ini tidak terulang lagi," tulisnya.

Baca Juga: Cek Fakta Informasi BBM

Begitu juga dengan @wibidicky yang meminta agar Gubernur Khofifah melaporkan hal tersebut kepada pihak berwajib.

"Tangkap saja bu biar tidak meresahkan masyarakat," tulis @wibidicky.

 

 

Editor : Sandhi Nurhartanto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.