Jumat, 12 Jun 2026 01:14 WIB

Dua Terduga Teroris yang Ditangkap Baru Satu Bulan Hidup di Sidoarjo

Rumah di Dusun Bogem, Desa Kebonagung, Kecamatan Sukodono, Kabupaten Sidoarjo yang ditempati dua terduga teroris (Foto: Istimewa)
Rumah di Dusun Bogem, Desa Kebonagung, Kecamatan Sukodono, Kabupaten Sidoarjo yang ditempati dua terduga teroris (Foto: Istimewa)

jatimnow.com - Tim Densus 88 Antiteror Polri mengamankan dua orang terduga teroris yang mengontrak sebuah rumah di Dusun Bogem, Desa Kebonagung, Kecamatan Sukodono, Kabupaten Sidoarjo.

Informasi yang didapat jatimnow.com, kedua terduga teroris itu adalah kakak beradik asal Kabupaten Batang, Jawa Tengah. Keduanya baru satu bulan mengontrak di rumah tersebut. Keduanya diketahui hanya menganggur saat hidup di dusun tersebut.

Baca Juga: Pelajar Asal Bogor Tewas Terlindas Truk di Gedangan Sidoarjo

"Baru satu bulan mengontrak di rumah itu," ujar salah satu warga setempat.

Selain itu, sejumlah barang bukti disita Tim Densus 88 dari rumah yang ditempati kakak beradik tersebut. Kabarnya, tim ini menyita sepucuk senjata api dan sejumlah dokumen dalam penggeledahan pada Sabtu (11/4/2020) siang itu.

Baca juga: 

Polri masih belum menjelaskan detail terkait penangkapan dan penggeledahan rumah di Sukodono, Sidoarjo itu. Hanya saja saat penggeledahan, sejumlah anggota polisi dari Polsek Sukodono dan Polresta Sidoarjo tampak melakukan pengamanan.

Baca Juga: Inspirasi Schools Bangun Pembelajaran Global Berbasis Karakter

"Dicek dulu ya," jawab Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karo Penmas) Divhumas Polri, Brigjen Pol Argo Yuwono saat dikonfirmasi jatimnow.com, Sabtu (11/4/2020) malam.

Namun, informasi lain menyebut bahwa kakak beradik itu merupakan jaringan Jamaah Ansharut Daulah (JAD), yang pada sekitar pukul 16.00 Wib, Rabu (25/3/2020), ditangkap lima orang, satu di antaranya ditembak mati Tim Densus 88 di Batang, Jawa Tengah.

"Mereka merupakan jaringan JAD dari berbagai wilayah seperti Makassar, Semarang, Temanggung dan Kendal," kata Argo, Kamis (26/3/2020).

Baca Juga: WNA India Ditangkap di Sidoarjo, Diduga Telantarkan Anak Kandung

Saat itu Argo juga menyebut bahwa salah satu dari lima terduga teroris melakukan perlawanan dengan pedang samurai. Sehingga Densus 88 memberikan tindakan tegas dan terukur.

Dari penyergapan itu, Tim Densus 88 menyita barang bukti sebilah samurai, sebilah golok, sangkur pemandu, buku catatan dan dirigen berisi cairan. Cairan tersebut sedang dicek jenis cairan apa di dalamnya. Selain itu ada 10 bungkus korek api, 10 resistor, 4 ponsel, 24 botol plastik kecil dan 24 botol berisi cairan.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Optimalkan Produksi Pertanian, Bupati Jember Dorong Petani Muda Masuk Kepengurusan Poktan

Bupati Jember meminta Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) segera berkoordinasi dengan para camat, Gapoktan, dan Poktan untuk menambah keterlibatan generasi muda dalam organisasi petani.

AstraPay Perkuat Digitalisasi UMKM, Dukung Percepatan QRIS Nasional

AstraPay memperkuat digitalisasi UMKM melalui edukasi, QRIS, dan literasi keuangan. Hingga kini telah melayani 17,5 juta pengguna di Indonesia

Savyavasa Mulai Serah Terima Unit, Tandai Babak Baru Hunian Premium Jakarta

Savyavasa mulai serah terima unit kepada penghuni. Apartemen premium di Dharmawangsa ini mencatat penjualan kuat dan minat sewa yang tinggi

MRAN 2026, Bentuk Kepedulian dan Solidaritas Bagi ODHA di Tulungagung

Renungan ini menjadi momen menumbuhkan harapan menghapus stigma dan mengenang ODHA yang sudah meninggal.

BRI Unit Benowo Surabaya Pindah Kantor Mulai 15 Juni, Cek Lokasi Barunya

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk memindahkan operasional BRI Unit Benowo Surabaya ke Jalan Raya Pakal per 15 Juni 2026. Cek detail lokasinya.

Menelusuri Jejak Legenda di Balik Danau Ronggojalu Probolinggo

Danau Ronggojalu dapat diakses dengan mudah, hanya memerlukan waktu tempuh sekitar 30 menit dari pusat Kota Probolinggo.