Kamis, 11 Jun 2026 03:19 WIB

Hingga 28 Maret, 25 PDP Corona di Tulungagung Sembuh

Ilustrasi/jatimnow.com
Ilustrasi/jatimnow.com

jatimnow.com - Sebanyak 9 pasien berstatus dalam pengawasan (PDP) Virus Corona atau Covid-19 yang dirawat di ruang isolasi khusus RSUD dr. Iskak Tulungagung, dinyatakan sembuh dan diperbolehkan pulang untuk melanjutkan karantina mandiri.

"Alhamdulillah hasil lab (laboratorium) negatif (COVID-19). Mereka juga sudah diperbolehkan pulang namun tetap dianjurkan melakukan isolasi mandiri dengan pengawasan dari kami," kata Kasi Pemasaran dan Informasi RSUD dr. Iskak Tulungagung Mochammaf Rifai, Minggu (29/3/2020).

Baca Juga: MRAN 2026, Bentuk Kepedulian dan Solidaritas Bagi ODHA di Tulungagung

Kabar kesembuhan ini memperpanjang daftar pasien berstatus PDP yang sembuh total dengan hasil laboratorium negatif Covid-19. Data resmi yang dirilis Dinas Kesehatan Kabupaten Tulungagung hingga Sabtu (28/3/2020), tercatat ada sebanyak 26 pasien berstatus PDP.

Dari jumlah itu, satu pasien dilaporkan meninggal dunia karena memiliki penyakit penyerta atau komorbit. Sedangkan 25 pasien lainnya dinyatakan sembuh dan negatif Covid-19.

Menurut penjelasan Rifai, berdasar hasil pemeriksaan uji laboratorium terhadap pasien berstatus PDP ini, mayoritas hanya menderita sakit infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) atau sakit flu biasa. Hal itu akibat pengaruh perubahan cuaca.

"Sebenarnya sakit yang diderita cukup beragam, namun kebanyakan ISPA. Ya sama dengan flu, yang dikarenakan kecapekan atau musim pancaroba," ujar dia.

Dalam penanganan PDP ini, lanjut Rifai, pihak RSUD dr Iskak juga melakukan tes procalcitonin terhadap pasien, di mana tes tersebut berfungsi untuk mengetahui, pasien sakit karena terkena bakteri atau virus.

Jadi bukan mengidentifikasi jenis virus tertentu, misal apakah infeksi yang dialami pasien disebabkan Virus Corona atau bukan.

Baca Juga: Umat Buddha di Tulungagung Ikuti Ritual Atthami Puja di Candi Sanggrahan

"Semisal sakit faringitis atau peradangan pada tenggorokan yang disebabkan oleh bakteri dan bukan virus. Ini salah satu langkah cepat pemeriksaan terhadap PDP, guna mengetahui dia sakit disebabkan karena apa itu saja. Bukan untuk mengetahui dia terinfeksi corona atau tidak," paparnya.

Data Satgas Penanggulangan Covid-19 di Kabupaten Tulungagung hingga Sabtu (28/3/2020) terdapat 454 orang dalam pemantauan (ODP). Kemudian PDP sejumlah 26 orang. Dari jumlah itu, 25 PDP dinyatakan sembuh, sedangkan satu pasien dilaporkan meninggal karena penyakit penyerta dan dinyatakan negatif Covid-19.

 

Lihat Artikel Asli

Baca Juga: Plt Bupati Tulungagung Ajak Masyarakat Lakukan Pemilahan Sampah Dari Sumber

Disclaimer: Berita ini merupakan kerja sama jatimnow.com dengan Republika.co.id. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi berita menjadi tanggung jawab Republika.co.id

 

 

Editor : REPUBLIKA.co.id
Berita Terbaru

Optimalkan Produksi Pertanian, Bupati Jember Dorong Petani Muda Masuk Kepengurusan Poktan

Bupati Jember meminta Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) segera berkoordinasi dengan para camat, Gapoktan, dan Poktan untuk menambah keterlibatan generasi muda dalam organisasi petani.

AstraPay Perkuat Digitalisasi UMKM, Dukung Percepatan QRIS Nasional

AstraPay memperkuat digitalisasi UMKM melalui edukasi, QRIS, dan literasi keuangan. Hingga kini telah melayani 17,5 juta pengguna di Indonesia

Savyavasa Mulai Serah Terima Unit, Tandai Babak Baru Hunian Premium Jakarta

Savyavasa mulai serah terima unit kepada penghuni. Apartemen premium di Dharmawangsa ini mencatat penjualan kuat dan minat sewa yang tinggi

BRI Unit Benowo Surabaya Pindah Kantor Mulai 15 Juni, Cek Lokasi Barunya

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk memindahkan operasional BRI Unit Benowo Surabaya ke Jalan Raya Pakal per 15 Juni 2026. Cek detail lokasinya.

Menelusuri Jejak Legenda di Balik Danau Ronggojalu Probolinggo

Danau Ronggojalu dapat diakses dengan mudah, hanya memerlukan waktu tempuh sekitar 30 menit dari pusat Kota Probolinggo.

Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah

BMKG sarankan warga untuk selalu membawa pelindung panas dan menjaga stamina tubuh karena suhu di Surabaya cenderung tinggi.