Jumat, 19 Jun 2026 23:33 WIB

Wabah Virus Corona

Kisah Kusir Dokar saat Kunjungan Peziarah di Makam Sunan Giri Ditutup

Deni, salah satu kusir dokar di Gresik saat merawat kudanya
Deni, salah satu kusir dokar di Gresik saat merawat kudanya

jatimnow.com - Sejak Makam Sunan Giri ditutup untuk pengunjung untuk mencegah penyebaran Virus Corona (Covid-19), Deni bersama dua kakaknya yang berprofesi sebagai kusir dokar terpaksa menganggur. Sebab sejak ditutup 16 Maret 2020, tak ada lagi peziarah yang datang.

Padahal seharusnya, bulan Rajab dan Ruah merupakan puncaknya pengunjung berziarah ke makam Sunan Giri.

Baca Juga: Pemancing Tenggelam di Kali Lamong Gresik Akhirnya Ditemukan

"Kalau Rajab dan Ruah itu puncaknya peziarah. Setelah itu masuk ramadan baru sepi. Tapi karena Corona kusir dokar terpaksa puasa lebih awal," kata Deni kepada jatimnow.com, Rabu (25/3/2020).

Pria 35 tahun ini mengungkapkan jika sudah masuk bulan Rajab dan Ruah penghasilan dirinya mencapai Rp 250 ribu sampai Rp 300 ribu per hari. Bahkan untuk akhir pekan bisa mencapai Rp 500 ribu lebih.

"Bus rombongan peziarah kan parkir di terminal pariwista yang jaraknya sekitar 1,5 kilometer dari makam Sunan Giri. Nah biasanya mereka itu bolak-baliknya naik andong atau ojek," ujar Deni.

Kini setelah seminggu lebih menganggur, Deni mengaku gelisah karena tak dapat penghasilan. Belum lagi biaya perawatan kuda, tentu membutuhkan dana.

Baca Juga: Pemancing Tenggelam di Kali Lamong Gresik, Pencarian Terkendala Arus Deras

"Meski nganggur yang namanya kuda tetap harus makan. Pengeluaran sehari untuk satu ekor kuda sekitar Rp 50 ribu, untuk pembelian dedak Rp 20 ribu, sedang rumputnya Rp 30 ribu," terang ayah dua anak ini.

Karena itu, warga asal Karangkering, Kebomas, Gresik itu sangat berharap wabah Virus Corona segera berakhir.

"Semoga Virus Corona segera dilenyapkan Allah dari muka bumi agar kehidupan manusia kembali normal sesuai aktivitasnya masing-masing," harapnya.

Baca Juga: Kampung SIBA KLASIK Gresik Terapkan Kurban Minim Sampah

Sementara untuk mengisi kekosongan waktu, saat ini Deni lebih banyak menghabiskan waktu bersama burung-burung piarannya.

"Mau gimana lagi, tiap hari hiburannya ya cuman burung ini," pungkasnya.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.