Rabu, 17 Jun 2026 10:52 WIB

Ponpes Tebuireng Pulangkan Ribuan Santri Imbas Virus Corona

Pemulangan santri Ponpes Tebuireng Jombang imbas Virus Corona
Pemulangan santri Ponpes Tebuireng Jombang imbas Virus Corona

jatimnow.com - Untuk mencegah penyebaran Virus Corona (Covid-19), Pondok Pesantren (Ponpes) Tebuireng Jombang memulangkan ribuan santrinya yang berasal dari berbagai daerah di Indonesia.

"Benar kang, pemulangan dimulai hari ini. Para santri sudah mulai dijemput oleh orangtuanya untuk wilayah Jatim," kata Humas Ponpes Tebuireng, Azwani kepada jatimnow.com, Rabu (25/3/2020).

Baca Juga: Lomba Pioneering Latih Kekompakan dan Mental Santri Nurul Jadid

Sementara itu, Pengurus Ponpes Tebuireng Lukman Hakim menjelaskan, para santri dari wilayah Jawa Tengah dan Jawa Barat akan dipulangkan atau dikembalikan ke orangtua pada 27 hingga 28 Maret 2020.

Para santri Ponpes Tebuireng Jombang mulai dijemput orangtuanyaPara santri Ponpes Tebuireng Jombang mulai dijemput orangtuanya

"Kami bagi pemulangan santri ini agar lalu lintas di sekitar pondok tidak macet. Untuk santri yang rumahnya masuk zona merah diharapkan tetap di pondok," jelasnya.

Baca Juga: Pesan Kiai Zuhri Zaini, Mengapa Beragama Tak Cukup Hanya Modal Cerdas?

"Namun bila wali santri menghendaki pulang kami pihak pesantren menyiapkan 13 armada yang akan pulang ke daerah Jawa Tengah dan Jawa Barat. Tapi bila santri tetap di sini atas arahan dari orangtua, kami persilahkan," imbuhnya.

Lukman menambahkan, saat di rumah, para orangtua agar selalu mengawasi anaknya agar tidak terjangkit Virus Corona dan berdoa dari rumah untuk Negara Indonesia selamat dari pandemi Covid-19.

Baca Juga: Muscab 2026, PPP Lamongan Buka Pintu Lebar untuk HMI, PMII, dan Santri

"Selama di rumah para santri juga akan melakukan belajar dan mengerjakan tugas dari guru lewat online. Kami juga meminta para santri untuk berdoa agar Bangsa Indonesia ini selamat dari Corona," pungkasnya.

 

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.