Selasa, 16 Jun 2026 22:20 WIB

Serunya Bermain Seluncur Air di Kaki Gunung Penanggungan Mojokerto

Serunya bermain seluncur air di kaki Gunung Penanggungan Mojokerto (Foto-foto: Achmad Supriyadi/jatimnow.com)
Serunya bermain seluncur air di kaki Gunung Penanggungan Mojokerto (Foto-foto: Achmad Supriyadi/jatimnow.com)

jatimnow.com - Bermain seluncuran atau prosotan biasanya dilakukan anak-anak di tempat kering. Namun saluran air di areal persawahan Dusun Sudimoro, Desa Sampangagung, Kecamatan Kutorejo, Kabupaten Mojokerto, menjadi favorit anak-anak bermain seluncur air.

Puluhan anak-anak bahkan pemuda tampak girang saat bermain seluncur di tempat pembuangan air dari salah satu pabrik yang berada di wilayah tersebut. Tempat ini terbuat alami dengan aliran air dipenuhi lumut sehingga mereka bisa meluncur sepanjang 200 meter.

Baca Juga: Meimura Bawa Ludruk Besutan ke Kampus, Sentil Eksploitasi Alam Mojokerto

Dengan hamparan sawah yang hijau dan pemandangan yang indah Gunung Penanggungan, tempat ini menjadi wisata air yang tidak akan menguras banyak biaya.

Serunya bermain seluncur air di bawah Gunung Penanggungan MojokertoSerunya bermain seluncur air di bawah Gunung Penanggungan Mojokerto

Pengunjung hanya membayar uang parkir Rp 2 ribu kepada karang taruna dusun setempat untuk bisa masuk ke tempat seluncuran. Dusun Sudimoro berjarak 8 kilometer dari pusat Kecamatan Mojosari.

Bagas Rizki Saputra (16) warga sekitar mengatakan, tempat seluncuran itu sudah lama sejak pabrik dibangun. Dirinya sejak dua tahun main seluncuran dan bisa mahir bermain seperti layaknya atlet selancar air atau peselancar.

Baca Juga: Angkat Isu Situs, Ludruk Besutan Bakal Masuk Kampus UNIM Mojokerto

"Tempat ini sudah lama ada, mungkin tempat pembuangan air dari pabrik. Saya sering main di sini, ya sekitar dua tahun terakhir, sepulang sekolah biasanya ke sini," ungkap Bagas, Minggu (22/3/2020).

Bagas menambahkan, untuk mahir bermain seluncuran dia menjelaskan harus sering berlatih. Sehingga dengan sendirinya akan bisa berdiri saat berseluncur.

Serunya bermain seluncur air di bawah Gunung Penanggungan MojokertoSerunya bermain seluncur air di bawah Gunung Penanggungan Mojokerto

Baca Juga: Tutup Tahun 2025, SportTrip Hijaukan Lereng Gunung Penanggungan

"Kalau sering main cukup satu minggu sudah bisa mahir tidak ada keahlian khusus untuk main," jelasnya.

Dirinya juga memberikan beberapa saran agar pengunjung tidak mengalami kecelakaan atau terjatuh yang menyebabkan orang terluka.

"Untuk pengunjung yang baru ke sini diharapkan berhati-hati karena tempatnya licin," pungkasnya.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.