Cerita Jemaah Umrah asal Pasuruan yang Ditangguhkan Keberangkatannya
- Penulis : Moch Rois
- | Jumat, 28 Feb 2020 14:32 WIB
jatimnow.com - Penangguhan sementara izin masuk umrah oleh pemerintah Arab Saudi membuat para jemaah asal Pasuruan hanya bisa pasrah.
M Nizar, salah satu jemaah asal Desa Cobanjoyo, Kecamatan Kejayan, Kabupaten Pasuruan mengatakan ada 16 orang rombongan yang tidak bisa berangkat umrah.
Baca Juga: Sengketa Lahan TNI AL dan Warga 10 Desa Pasuruan Temui Titik Terang di DPR RI
"Awalnya ya tidak percaya kalau tidak jadi berangkat. Jadwal saya Sabtu besok berangkat umrah dengan istri dan dua saudara saya. Tasyakuran juga sudah kami gelar kemarin," kata pria berusia 36 tahun itu dengan nada lesu.

Ia menyebut, bekal keberangkatan umrah telah disiapkan. Namun kini dirinya tidak bisa berangkat pada jadwal yang telah ditentukan.
Baca Juga: Simak Rekayasa Lalu Lintas Dampak Pembangunan Jembatan Bokwedi Pasuruan
"Kita hanya bisa pasrah. Persiapan yang sudah kita lakukan gagal semua," jelasnya.
Senada, Holik (55) asal Desa Cobanjoyo, Kecamatan Kejayan, Kabupaten Pasuruan yang akan berangkat umrah pada Senin (2/3) ini juga hanya bisa pasrah.
Baca Juga: Dua Kelompok Jemaah Asal Tulungagung Sedang Umroh Saat Perang Amerika-Iran
"Kalau kecewa ya kecewa, tapi ya Alhamdulillah. Kalau kita sampai sana kena virus corona, ya wassalam. Semoga setelah pelarangan ini kita bisa berangkat umrah langsung," katanya.
Kebijakan Arab Saudi bagi seluruh jemaah umrah dari kemungkinan potensi penyebaran corona virus (COVID - 19) yang kini menjadi wabah di banyak negara dunia.
Editor : Sandhi NurhartantoURL : https://jatimnow.id/baca-24323-cerita-jemaah-umrah-asal-pasuruan-yang-ditangguhkan-keberangkatannya