Senin, 15 Jun 2026 22:31 WIB

Potret Warga Menambal Lubang Jalan Trans Nasional di Mojokerto

Warga menambal lubang Jalan Trans Nasional di Mojokerto
Warga menambal lubang Jalan Trans Nasional di Mojokerto

jatimnow.com - Tujuh warga Desa Balongmojo, Kecamatan Puri, Kabupaten Mojokerto, bersama-sama menambal lubang di Jalan Trans Nasional yang rusak, Selasa (25/2/2020). Jalan yang rusak terlihat mulai dari Simpang Lima Kenanten, Puri hingga Trowulan.

Rusaknya jalan nasional itu menggugah warga untuk menambalnya dengan pasir dengan alat seadanya.

Baca Juga: Meimura Bawa Ludruk Besutan ke Kampus, Sentil Eksploitasi Alam Mojokerto

"Kami menambal lubang (jalan) ini karena melihat banyak pengendara khususnya sepeda motor kecelakaan," kata Andik Ja'far di sela menambal jalan.

Andik menambahkan, kedalaman lubang jalan bervariasi mulai dari 10 sentimeter hingga lebih, tersebar di dua sisi Jalan Trans Nasional yang menghubungkan Surabaya-Jogjakarta itu.

Warga menambal lubang Jalan Trans Nasional di MojokertoWarga menambal lubang Jalan Trans Nasional di Mojokerto

Baca Juga: Angkat Isu Situs, Ludruk Besutan Bakal Masuk Kampus UNIM Mojokerto

"Tadi saja ada empat pengendara motor yang kecelakaan. Kalau tidak ditambal berbahaya bagi pengendara apalagi saat musim hujan karena lubang tergenang air, sehingga pengendara mengira jalannya enak padahal berlubang cukup dalam," paparnya.

Pantauan jatimnow.com, Jalan Trans Nasional juga bergelombang di dua sisi. Pengendara yang kecelakaan mengalami luka lecet-lecet dan motornya rusak.

"Kapan hari ada yang sampai patah tulang mas. Maka dari itu kami warga yang jualan dan penjaga parkir pom bensin ini bergerak untuk menambal lubang untuk mengurangi angka kecelakaan yang disebabkan rusaknya jalan," ungkapnya.

Baca Juga: 55 Ruas Jalan Lamongan Sepanjang 35 Km Masuk Prioritas Perbaikan

Ia berharap, pemerintah daerah atau pusat segera memperbaiki jalan yang bergelombang dan berlubang itu, agar pengguna jalan tidak ada lagi kecelakaan.

"Ini rusaknya sudah sekitar dua bulan yang lalu. Kami berharap agar segera diperbaiki agar tidak ada kecelakaan lagi. Bagi pengendara juga kurangi kecepatan saat melewati Kenanten hingga Trowulan sana," tandasnya.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.