Minggu, 14 Jun 2026 22:40 WIB

40 Pengedar Narkoba dan Pil Koplo di Tulungagung Ditangkap

40 pengedar narkoba dan pil koplo di Tulungagung ditangkap dalam waktu satu bulan
40 pengedar narkoba dan pil koplo di Tulungagung ditangkap dalam waktu satu bulan

jatimnow.com - Puluhan pengedar narkoba jenis sabu dan pil koplo, ditangkap Tim Satresnarkoba Polres Tulungagung dalam waktu satu bulan terakhir. Dari tangan para tersangka, disita 12 gram sabu dan 4.330 butir pil koplo.

Kapolres Tulungagung AKBP Eva Guna Pandia menjelaskan, jumlah ungkap kasus penyalahgunaan narkoba di Tulungagung meningkat dalam dua bulan terakhir. Dari 37 kasus yang diungkap, timnya menangkap 40 orang. Dari jumlah itu, 6 orang di antaranya residivis serta satu bandar.

Baca Juga: Satresnarkoba Polres Gresik Ringkus 5 Pengedar Sabu dan Pil Koplo

"Kasus peredaran pil koplo mendominasi hasil ungkap bulan ini. Dengan hasil ungkap ini kita menyatakan perang dengan segala jenis peredaran narkoba dan obat keras berbahaya," ujar Pandia, Jumat (21/2/2020).

Para pengedar itu yang ditangkap biasa beroperasi di wilayah Kecamatan Tulungagung, Rejotangan, Kedungwaru, Boyolangu, Gondang, Bandung dan Campurdarat. Tim Satresnarkoba Polres Tulungagung masih terus melakukan pengembangan untuk mengungkap bandar besar dari jaringan para tersangka.

Baca Juga: Plt Bupati Tulungagung Ajak Masyarakat Sukseskan Sensus Ekonomi 2026

"Ada satu bandar yang sudah kita tangkap. Namun kami masih melakukan pengembangan untuk mengungkap bandar besarnya," jelas Alumni AKPOL Tahun 2000 ini.

Para tersangka ini dijerat dengan pasal yang berbeda. Bagi pengedar pil koplo dijerat dengan Undang-undang (UU) RI Nomor 36 Tahun 2009 tentang kesehatan dengan ancaman 15 tahun penjara. Sedangkan pengedar sabu dijerat dengan UU RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman 20 tahun penjara.

Baca Juga: Melawan Saat Ditangkap, Dua Pembobol Toko Bangunan Tulungagung Didor

"Masyarakat kami minta juga berperan aktif dalam pemberantasan narkoba. Jika ada yang mencurigakan bisa segera dilaporkan ke kami," tandasnya.

 

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.