Senin, 15 Jun 2026 17:17 WIB

Tiga Pesan Bupati Anas untuk Para Guru di Banyuwangi

Bupati Anas saat menghadiri penutupan konferensi PGRI Kabupaten Banyuwangi di Hotel New Surya, Jajag, Kamis (20/2/2020)
Bupati Anas saat menghadiri penutupan konferensi PGRI Kabupaten Banyuwangi di Hotel New Surya, Jajag, Kamis (20/2/2020)

jatimnow.com - Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas menghadiri penutupan konferensi PGRI Kabupaten Banyuwangi di Hotel New Surya, Jajag, Kamis (20/2/2020). Di tengah para guru, ia berpesan untuk ikut serta menyukseskan program prioritas pemerintah.

Program prioritas yang dimaksud Bupati Anas adalah penguatan Sumber Daya Manusia (SDM). Menurutnya, Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) harus mengambil peran penting untuk program tersebut.

Baca Juga: Penyelundupan Ratusan Burung Tanpa Dokumen Digagalkan di Ketapang

"PGRI harus memiliki peran penting. Target pemerintah saat ini adalah penguatan SDM. Guru menjadi garda terdepan untuk menyiapkannya. Tidak hanya di hilir, tapi juga di hulu. Menyiapkan SDM mulai dari PAUD, TK dan seterusnya," terang Bupati Anas.

Untuk mewujudkan hal tersebut, Bupati Anas mengajak kepada para guru agar fokus pada skala prioritas. Ada tiga hal yang menurutnya perlu segera dikonsolidasi para guru ke depan. Yang pertama adalah meningkatkan angka harapan sekolah.

"Saat ini angka putus sekolah di Banyuwangi sudah cukup menurun. Dengan adanya sejumlah inovasi seperti Garda Ampuh, SAS dan lain sebagainya. Ini perlu terus dipertahankan dengan partisipasi para guru yang lebih intens," jelasnya.

Konferensi PGRI Kabupaten Banyuwangi di Hotel New Surya, JajagKonferensi PGRI Kabupaten Banyuwangi di Hotel New Surya, Jajag

Bupati Anas juga mengajak para guru untuk membekali peserta didik dengan kemampuan yang beragam. Jangan sampai tingginya tingkat lulusan sekolah, justru menyumbang pada angka pengangguran terbuka yang tidak terserap di lapangan kerja.

Baca Juga: Calon Guru Berprestasi, Mahasiswi Unusa Juara Jujitsu Nasional

"Angka pengangguran terbuka ini harus ditekan dengan cara mempersiapkan anak didik siap menghadapi lapangan kerja. Tidak sekadar mempersiapkan skil, namun juga mentalitas. Seperti halnya mentalitas entrepreneurship," paparnya.

Masih kata Bupati Anas, hal yang tak kalah penting adalah keterlibatan guru untuk membuka ruang-ruang pendidikan alternatif di luar sekolah. Seperti halnya kursus bahasa asing, kegiatan seni budaya dan lain sebagainya di ruang-ruang publik.

"Tak perlu gedung khusus. Bisa memanfaatkan balai desa, masjid, RTH dan sejumlah tempat lainnya. Saya ingin guru meluangkan waktunya untuk memberikan kursus kepada anak-anak di lingkungannya untuk bekal penguasaan bahasa asing mereka," ungkapnya.

Selain itu, ia juga meminta para guru untuk rutin menggelar latihan seni dan budaya di lingkungannya. Anak-anak perlu diberi aktivitas semacam ini agar mereka tidak hanya berkutat pada gadget.

Baca Juga: Warga Banyuwangi Keluhkan Langkanya LPG 3 Kg Jelang Lebaran

"Jadikan balai desa sebagai balai budaya. Gelar les tari atau olahraga secara rutin untuk mereka. Selain bisa mendorong aktivitas positif siswa, secara tak langsung juga sebagai cara melestarikan seni dan budaya kita. Anak-anak perlu didetoks dari gadget dengan kegiatan yang menyenangkan semacam ini," tambah Bupati Anas.

Dengan fokus pada skala prioritas tersebut, PGRI akan menjadi organisasi yang dinamis dalam ikut serta membangun Banyuwangi.

"Kita berkolaborasi bersama. InsyaAllah seberat apapun tantangannya, pasti bisa kita jawab," pungkasnya.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.