Senin, 22 Jun 2026 05:12 WIB

Razia Valentine Kota Mojokerto, Alat Isap Sabu hingga Obat Kuat Disita

Razia valentine di Kota Mojokerto
Razia valentine di Kota Mojokerto

jatimnow.com - Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) bersama BNNK Mojokerto menggelar razia di hari kasih sayang atau valentine, Jumat (14/2/2020). Dari razia itu diciduk tiga sejoli dan dua perempuan.

Razia ini dipimpin langsung oleh Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari bersama Kepala BNNK AKBP Suharsi dan Kasatpol PP Heryana Dodik Murtono.

Baca Juga: Meimura Bawa Ludruk Besutan ke Kampus, Sentil Eksploitasi Alam Mojokerto

"Budaya valentine bukan budaya bangsa kita. Seringkali hari valentine diperingati dengan hal-hal melanggar norma. Razia ini digelar barangkali menemukan anak yang di bawah umur," kata Ning Ita panggilan akrab Wali Kota Ika Puspitasari di lokasi razia, Jumat (14/2/2020).

"Tadi ada satu anak di bawah umur yang putus sekolah berprofesi sebagai pemandu lagu ada di kamar kos. Nanti kami akan panggil orangtua anak itu kenapa kok bisa putus sekolah dan menjadi pemandu lagu," tambah Ita.

Razia digelar di dua kos Jalan Empunala, Kecamatan Magersari dan kos Jalan Raya Meri, Kecamatan Kranggan, Kota Mojokerto. Hasilnya, tiga pasangan bukan suami istri dibawa Satpol PP dan dua perempuan dikeler ke Kantor BNN Kota Mojokerto.

Baca Juga: Angkat Isu Situs, Ludruk Besutan Bakal Masuk Kampus UNIM Mojokerto

"Kami amankan dua orang perempuan. Hasil tes urine satu orang perempuan positif amphetamine dan di Kos Meri ditemukan alat isap sabu yang diduga habis digunakan dalam kurun waktu dua minggu ini dan plastik klip. Sebelah kamar perempuan itu juga ada anak SMA memproduksi rokok sendiri atau ngelinting rokok dengan tembakau dari Aceh," sambung Kepala BNNK Mojokerto AKBP Suharsi.

Sementara itu, Kasatpol PP Kota Heryana Dodik Murtono menyebut, tiga pasang yang diamankan karena tidak bisa menunjukkan identitas suami istri.

Baca Juga: Tutup Tahun 2025, SportTrip Hijaukan Lereng Gunung Penanggungan

"Tiga pasangan ini tidak bisa menunjukkan buku nikah. Tadi juga ditemukan satu anak di bawah umur yang sudah tidak sekolah lagi. Untuk rumah kos yang dipastikan belum berizin, pengelolanya akan kami panggil dan diberi peringatan jika terbukti melanggar kembali maka akan kami tutup," pungkasnya.

Selain itu, Satpol PP juga menemukan tisu basah atau obat kuat lelaki dari kamar kos.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.