Senin, 15 Jun 2026 08:04 WIB

Para WNA di Tulungagung Diperiksa Antisipasi Penyebaran Virus Corona

Petugas Imigrasi memeriksa para WNA yang tinggal di Tulungagung
Petugas Imigrasi memeriksa para WNA yang tinggal di Tulungagung

jatimnow.com - Kantor Imigrasi Kelas II Non-TPI Blitar melakukan pendataan terhadap Warga Negara Asing (WNA) yang berada di Tulungagung, Jumat (7/2/2020). Pendataan dilakukan menyusul mewabahnya Virus Corona di beberapa negara.

Kasi Intelejen dan Penindakan Keimigrasian Kantor Imigrasi (Kanim) Kelas II Non-TPI Blitar Denni Irawan menjelaskan, pemeriksaan ini juga melibatkan tim medis dari dinas kesehatan setempat, untuk memantau kondisi para WNA.

Baca Juga: Plt Bupati Tulungagung Ajak Masyarakat Sukseskan Sensus Ekonomi 2026

Menurutnya, pendataan ini meliputi pemeriksaan kelengkapan dokumen imigrasi serta wawancara riwayat perjalanan mereka. Dari hasil pendataan, belum ditemukan WNA yang baru datang dari Wuhan, China atau Tiongkok.

"Kami menemukan ada WN Taiwan yang baru masuk tanggal 18 Januari 2020. Yang dari Tiongkok paling dekat 25 November 2019," ujar Denni.

Baca Juga: Melawan Saat Ditangkap, Dua Pembobol Toko Bangunan Tulungagung Didor

Sesuai data imigrasi, terdapat 200 WNA di Tulungagung. Dari jumlah tersebut terdapat 16 WNA yang berasal dari Tiongkok, Taiwan dan Hongkong. Mereka juga sudah mempunyai Kartu Izin Tinggal Sementara (KITAS).

"Untuk pendataan ini kita fokuskan kepada WNA yang berasal dari negara sekitar Tiongkok," tambah Denni.

Baca Juga: Asyik Nongkrong di Warung Kopi, Puluhan Pelajar di Tulungagung Terjaring Razia

Dalam pemeriksaan tersebut tidak ditemukan tanda-tanda WNA yang 'suspect' Virus Corona. Mereka rata-rata sehat dan tidak menunjukkan gejala virus tersebut. Meskipun begitu, imigrasi dan dinas kesehatan akan tetap melakukan pemantauan.

"Saat ini belum ada WNA yang menunjukkan gejala terkena virus tersebut," pungkasnya.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.