Selasa, 16 Jun 2026 04:59 WIB

Dampak Virus Corona, Ini Cerita Mahasiswa yang Dipulangkan dari China

Achmad Fitrianto saat di China
Achmad Fitrianto saat di China

jatimnow.com - Achmad Fitrianto (24), salah satu mahasiswa Indonesia yang dipulangkan Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) dari China akibat penyebaran virus Corona.

Saat ditemui di rumahnya di Jalan arwana B-16 Perum Wisma Sooko Indah, Desa/Kecamatan Sooko, Kabupaten Mojokerto, mahasiswa Unesa Surabaya yang mendapat beasiswa ke Tianjin University of Sport bercerita dirinya dan 5 temannya keluar dari China akibat merebaknya virus Corona di Wuhan.

Baca Juga: Jalin Kerja Sama dengan Persid Jember, UIN KHAS Sediakan Beasiswa untuk Pemain

"Berangkatnya dari Bandara Beijing tanggal 31 pukul 16.00 waktu China. Tiba tanggal 1 lalu istirahat di rumah keluarga di Jakarta. Baru pada tanggal 3 ke Surabaya naik kereta dari Jakarta. Istirahat di Surabaya dan tanggal 5 ke Mojokerto naik kereta Dhoho," katanya, Kamis (6/2/2020).

Ia adalah mahasiswa yang mendapat beasiswa dari Dinas Pendidikan Jawa Timur jurusan pendidikan olahraga atau sport education.

"Saya berangkat ke Tianjin pada 28 Agustus 2019 lalu. Tanggal 9 Februari nanti sebenarnya masuk ke semester genap atau semester 2. Saya maunya stay di asrama, tapi pihak kampus mulai heboh tanggal 28 Januari dan meminta mahasiswa internasional kembali ke negaranya masing-masing," jelasnya.

Achmad Fitrianto

"Saya sudah beli tiket tanggal 2, ternyata kampus menanggung tiket pulang pergi dimajukan ke tanggal 31 karena tanggal 2 terlalu lambat jadi kalau lambat efeknya bandara ditutup dari Indonesia ke China dan sebaliknya ditutup," imbuhnya.

Baca Juga: Meimura Bawa Ludruk Besutan ke Kampus, Sentil Eksploitasi Alam Mojokerto

Anto menjelaskan, kampusnya dengan Wuhan China berjarak 11 ribu kilometer. Saat virus Corona mulai menyebar di China, transportasi di Tianjin sepi.

"Tanggal 20 di Tianjin ada sekitar 5 orang terjangkit, setelah diperiksa orang itu habis berkunjung dari Wuhan. Informasinya tanggal 31 sudah 6 meninggal akibat virus Corona, sedangkan di Tianjin 80 orang meninggal. Sampai ini infonya 800 orang meninggal se-China," terangnya.

Putra pasangan dari Achmad Suyadi dan Sri Daryati Utami menjelaskan, situasi di Tianjin sepi seperti kota mati.

"Ketika virus itu menyebar, suasana Tianjin sepi, biasanya transportasi kayak taksi dan bus ramai tapi tidak ada sama sekali. Saat mendekat dengan orang China, dia menghindar kemungkinan takutnya terkena suspect," ujarnya.

Baca Juga: Angkat Isu Situs, Ludruk Besutan Bakal Masuk Kampus UNIM Mojokerto

Masih kata Anto yang juga atlet floorball ini, dirinya dan semua mahasiswa tidak diperbolehkan keluar dari kampus karena ditakutkan terjangkit virus corona.

"Dari informasi di China penyebaran virus itu yakni interaksi dengan orang dan lewat udara. Kalau penyebabnya saya tidak tahu, infonya karena makan kalelawar atau hewan yang tidak biasa dan bocoran praktek biologis di Wuhan, tapi pastinya tidak tahu," tukasnya.

 

 

Editor : Sandhi Nurhartanto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.