Selasa, 16 Jun 2026 09:42 WIB

Ketika Kapolres Tulungagung Beri Motivasi Tim Reog Kendang

Kapolres Tulungagung AKBP Eva Guna Pandia saat meninjau latihan Tim Reog Kendang di GOR Lembu Peteng
Kapolres Tulungagung AKBP Eva Guna Pandia saat meninjau latihan Tim Reog Kendang di GOR Lembu Peteng

jatimnow.com - Kapolres Tulungagung AKBP Eva Guna Pandia meninjau persiapan Tim Reog Kendang, yang sedang menggelar latihan di GOR Lembu Peteng, Rabu (5/2/2020). Tim tari ini rencananya akan tampil di sebuah acara televisi nasional.

Pandia memberikan arahan dan suport terhadap semua tim yang terdiri dari perwakilan siswa dari beberapa sekolah ini. Mereka dijadwalkan akan tampil pada Minggu (9/2/2019).

Baca Juga: Plt Bupati Tulungagung Ajak Masyarakat Sukseskan Sensus Ekonomi 2026

Dalam arahannya, Pandia berpesan kepada seluruh anggota tim untuk menjaga kekompakan dan berlatih dengan semangat. Mereka akan tampil membawa nama Kabupaten Tulungagung. Terlebih acara tersebut ditayangkan secara live oleh salah satu stasiun televisi nasional.

Kapolres Tulungagung AKBP Eva Guna Pandia saat memberi motivasi kepada Tim Reog KendangKapolres Tulungagung AKBP Eva Guna Pandia saat memberi motivasi kepada Tim Reog Kendang

"Untuk itu kalian harus semangat dan tetap menjaga kekompakan," terang Alumnus AKPOL Tahun 2000 ini.

Baca Juga: Melawan Saat Ditangkap, Dua Pembobol Toko Bangunan Tulungagung Didor

Reog Kendang merupakan tarian khas tradidi Tulungagung. Berbeda dengan kesenian reog pada umumnya, Tari Reog Kendang ini memadukan kesenian jaranan dengan beberapa alat musik tetabuhan. Kesenian ini sudah didaftarkan dalam Hak Kekayaan Intelektual milik Tulungagung.

"Jadi kalian nanti akan tampil membawa nama Tulungagung," tambahnya.

Pandia berharap kesenian khas Tulungagung ini bisa terkenal setelah tampil di acara tersebut. Hal ini diperlukan agar kesenian ini tidak punah dan bisa bersaing dengan kesenian lainnya.

Baca Juga: Asyik Nongkrong di Warung Kopi, Puluhan Pelajar di Tulungagung Terjaring Razia

"Semoga kesenian Reog Kendang bisa lebih terkenal lagi," tandas Pandia.

 

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.