Jumat, 19 Jun 2026 21:05 WIB

Mayat Bayi di Ponorogo Diperkirakan Dikubur 3 Hari Sebelum Ditemukan

Tim Forensik Polda Jatim Cabang RS Bhayangkara Kediri melakukan autopsi mayat bayi di RSUD dr Harjono Ponorogo
Tim Forensik Polda Jatim Cabang RS Bhayangkara Kediri melakukan autopsi mayat bayi di RSUD dr Harjono Ponorogo

jatimnow.com - Mayat bayi laki-laki yang ditemukan di saluran irigasi areal persawahan Dusun Kaponan 3, Desa Kaponan, Kecamatan Mlarak, Kabupaten Ponorogo, telah diautopsi. Namun kesimpulan penyebab kematian bayi itu belum didapat.

Autopsi terhadap mayat bayi itu dilakukan Tim Forensik Polda Jatim Cabang Rumah Sakit (RS) Bhayangkara Kediri di Kamar Mayat Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Harjono, pada Jumat (31/1/2020) dinihari.

Baca Juga: Ribuan Jemaah Hadiri Tabligh Akbar Seabad Gontor

Dokter Forensik RS Bhayangkara Kediri dr Tutik Purwanti mengatakan, mayat bayi yang ditemukan terbungkus kain kafan itu sudah membusuk.

"Kondisi mayat bayi sudah membusuk. Diperkirakan sudah dikubur dua sampai tiga hari sebelum ditemukan," kata Tutik.

Baca juga:  

Baca Juga: Satreskrim Polres Ponorogo Ungkap kasus Curanmor, Dua Warga Brebes Ditangkap

Karena mayat bayi sudah membusuk, Tim Forensik akhirnya mengambil sampel tulang bayi. Hal itu dilakukan untuk mengetahui apakah bayi itu tewas karena dipaksa lahir sebelum waktunya atau lahir kemudian dibunuh.

"Harus kami ambil sampel lalu kami lakukan uji laboratorium dulu. Hasilnya nanti keluar sampai sepekan kemudian," jelasnya.

Bayi laki-laki tersebut memiliki panjang 48 sentimeter dengan tali pusar masih menempel. Namun ari-ari bayi itu sudah tidak ada.

Baca Juga: Muscab X PPP Ponorogo, Empat Nama Mencuat Pimpin Partai

Mayat bayi itu ditemukan warga setempat saat melakukan kerja bakti untuk membersihkan saluran irigasi pada Kamis (30/1/2020). Warga yang saat itu penasaran dengan bungkusan kain, lalu membukanya.

Saat bungkusan kain kafan dibuka, ternyata berisi mayat bayi. Setelah itu warga melapor ke aparat desa setempat dan dilanjutkan ke Polsek Mlarak. Mendapat laporan, Polres Ponorogo menerjunkan Tim Inafis ke lokasi untuk melakukan identifikasi.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.