Minggu, 21 Jun 2026 12:17 WIB

Siapkan Dunia Kerja, Siswa SMK Ikuti Lomba Drone di Tulungagung

Lomba drone di Tulungagung
Lomba drone di Tulungagung

jatimnow.com - Lomba menerbangkan drone di Tulungagung diikuti belasan siswa yang menjadi salah satu rangkaian kegiatan Lomba Kompetensi Siswa (LKS) SMK se Jawa Timur.

Selain menggunakan drone buatan pabrik, beberapa siswa memilih menggunakan drone hasil rakitan sendiri.

Baca Juga: Plt Bupati Tulungagung Ajak Masyarakat Sukseskan Sensus Ekonomi 2026

Salah satunya adalah Muhammad Khoirul Rosikin, dari SMKN 7 Jember. Ia mengaku merakit sendiri drone yang dilombakan karena bisa menyesuaikan dengan keinginannya dan membuatnya lebih bangga.

"Kalau pakai hasil rakitan sendiri lebih bangga," ujarnya, Rabu (29/1/2020).

Ia mengaku menghabiskan biaya kurang lebih Rp 2,5 juta untuk merakit drone ini. Selain bisa untuk mengambil gambar, drone ini juga bisa untuk memindahkan barang dengan berat maksimal 200 gram.

"Kesulitannya karena manual jadi untuk keseimbangan masih kurang stabil, terlebih anginnya di sini kencang," ujarnya.

Baca Juga: Melawan Saat Ditangkap, Dua Pembobol Toko Bangunan Tulungagung Didor

Rapaharya, salah satu juri menjelaskan terdapat beberapa penilaian yang dilakukan. Para siswa akan dinilai mulai dari teknik menerbangkan drone, hingga teknik pengambilan gambar sebuah objek. Mereka juga harus bisa melewati lintasan berbentuk angka delapan, yang disiapkan panitia.

"Dalam melewati lintasan ketinggian drone juga tidak boleh lebih dari dua meter, jika lebih maka penilainnya akan berbeda," jelasnya.

Menurutnya kemampuan siswa SMK dalam menerbangkan drone sangat dibutuhkan dalam dunia pekerjaan.

Baca Juga: Asyik Nongkrong di Warung Kopi, Puluhan Pelajar di Tulungagung Terjaring Razia

Beberapa bidang pekerjaan seperti industri media, pertambangan dan jasa kontruksi menggunakan drone dalam memetakan lokasi.

Siswa dituntut untuk menguasai teknik tersebut, agar bisa segera terserap dalam dunia industri.

"Perkembangan saat ini sudah maju, siswa SMK harus bisa bersaing," pungkasnya.

Editor : Sandhi Nurhartanto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.