Sabtu, 20 Jun 2026 15:27 WIB

Bawa Jimat, Residivis Begal Motor Lawan Polisi dengan Bondet Ditembak

  • Penulis : Moch Rois
  • | Selasa, 28 Jan 2020 11:45 WIB
Pelaku begal motor yang ditembak kakinya dua kali karena lawan polisi gunakan bondet saat ditangkap
Pelaku begal motor yang ditembak kakinya dua kali karena lawan polisi gunakan bondet saat ditangkap

jatimnow.com - Tim Resmob Suropati Satreskrim Polres Pasuruan Kota menembak kaki tersangka begal motor yang bersenjatakan bom ikan (bondet).

Setiap kali beraksi, tersangka Hermanto (30), asal Budengan, Desa Tambakrejo, Kecamatan Pasrepan, Kabupaten Pasuruan itu membawa jimat kekebalan diri.

Baca Juga: Sempat Tantang Polisi, Maling di Tulungagung Pasrah Usai Jimatnya Dibakar

"Tersangka sebelumnya baru bebas dari penjara sejak 4 bulan lalu atas kasus jambret. Setelah keluar dari penjara, tersangka malah menjadi begal motor," kata Kapolres Pasuruan Kota, AKBP Dony Alexander, Selasa (28/1/2020).

Dari catatan polisi, terhitung tersangka telah beraksi membegal motor bersama lima komplotannya yang kini masih DPO, berinisial UL, UB, TO, SU, dan ADI sebanyak delapan kali.

Salah satu korban aksi pembegalan motor oleh komplotan tersangka adalah Andi Anshorulloh (24), seorang sales asal Kecamatan Panggungrejo, Kota Pasuruan.

Polisi yang melakukan penyelidikan, menangkap tersangka di depan kolam ikan dekat rumahnya.

Baca Juga: Sasar Lansia, Residivis Jambret Asal Malang ditangkap Polisi Tulungagung

"Tersangka melakukan perlawanan menggunakan bondet dan mencoba kabur, kami pun menembak kaki tersangka sebanyak 2 kali," ungkapnya.

Saat digeledah, polisi menemukan kunci T dan 1 unit motor honda beat tanpa plat nomor serta jimat kekebalan pada diri tersangka.

"Mungkin dengan jimat dan minyak itu, tersangka berkeyakinan jika setiap aksi kejahatannya akan selamat dari kejaran kami (polisi)," pungkasnya.

Baca Juga: Viral Seorang Pria Babak Belur Dihajar Warga di Probolinggo, Ini Faktanya

Dalam jimat itu tertulis kalimat 'Lakon Liwat Sukmo Mandek' lalu disambung kalimat syahadat dan tulisan kalimat tawasul, serta ada sebotol minyak berwarna coklat.

"Jimat agar tidak tertangkap," jawab Hermanto pendek.

 

Editor : Sandhi Nurhartanto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.