Selasa, 16 Jun 2026 23:25 WIB

Mayat Terbakar di Banyuwangi, Sandal Korban Jadi Petunjuk Keluarga

Foto Rosidah semasa hidup
Foto Rosidah semasa hidup

jatimnow.com - Kematian Rosidah, perempuan 17 tahun yang mayatnya ditemukan hangus terbakar di kebun Desa Pondoknongko, Kecamatan Kabat, merupakan warga lingkungan Papring, Kecamatan Kalipuro, Banyuwangi, membuat keluarganya terpukul.

Rosidah merupakan warga Lingkungan Papring, Kelurahan/Kecamatan Kalipuro, Kabupaten Banyuwangi. Semasa hidup, Rosidah tinggal serumah bersama kedua orangtuanya, yaitu Romli dan Susiama.

Baca Juga: Penyelundupan Ratusan Burung Tanpa Dokumen Digagalkan di Ketapang

Ditemui di rumahnya, Susiama mengatakan bahwa tidak ada gelagat berbeda saat putri sulungnya itu pamit pergi untuk bekerja di rumah makan Jalan Jaksa Agung Suprapto, sekitar pukul 07.00 Wib, Jumat (24/1/2020).

Bahkan sekitar pukul 22.00 Wib, Rabu (22/1/2020), putrinya itu masih bercanda ria dengan temannya melalui telepon. Hanya saja waktu itu, Rosidah akhirnya disuruh masuk ke dalam rumah oleh ayahnya.

"Setahu saya, baru malam itu anak saya (Rosidah) telepon-teleponan hingga pukul 22.00 Wib. Sebab sebelumnya tidak pernah," ungkap Susiama, Senin (27/1/2020).

Baca juga:  

Ia kembali bercerita bila selama ini, Rosidah kerap masuk ke kamar untuk tidur sebelum jam 21.00 Wib. Selain itu, Rosidah juga kerap menghabiskan waktu di dalam rumah. Kalaupun menerima telepon, juga di dalam rumah dan sangat jarang di luar.

Baca Juga: Polres Madiun Ringkus Buron Pembunuhan Pemilik Warung di Saradan

"Dia tidak pernah cerita apapun terkait masalah pribadinya," tuturnya.

Nah, sehari sebelum jenazah Rosidah ditemukan atau Jumat (24/1/2020), ia pamit berangkat kerja dengan mengendarai motor Honda Beat bernopol P 2249 UH.

"Kalau pulang biasanya pulang pukul 5 sore. Hari itu (Sabtu) sampai Maghrib dia belum pulang. Setelah salat saya telepon katanya masih di Rogojampi untuk mengambil alpukat. Ternyata sampai pukul 9 malam belum pulang. Saya coba telpon HP-nya sudah tidak aktif," jelas Susiama.

Kondisi itu membuat Susiaman dan Romli tidak bisa tidur. Dan keesokan harinya, yaitu pada Sabtu (25/1/2020), Susiama dan Romli memutuskan untuk mengunjungi tempat kerja Rosidah.

Baca Juga: Warga Banyuwangi Keluhkan Langkanya LPG 3 Kg Jelang Lebaran

Di sana, keduanya mendapat jawaban dari pemilik rumah makan bahwa pada hari Jumat, Rosidah memang bekerja dan sudah pulang seperti biasanya. Kedua orangtua Rosidah semakin bingung lantaran keberadaan anaknya belum diketahui.

Setelah itu ada kabar penemuan mayat perempuan hangus terbakar, yang ternyata anaknya tersebut. Sebab di dekat mayat itu, ditemukan helm pink dan sandal, yang dikenali Romli dan Susiama.

"Begitu melihat sandal yang ada di Facebook itu, saya sudah yakin itu adalah anak saya," tambah Romli.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.