Rabu, 24 Jun 2026 12:34 WIB

Ratusan Pemuda Ikuti Jambore Banyuwangi Bebas Sampah

Ratusan pemuda ikuti Jambore Banyuwangi Bebas Sampah 2020
Ratusan pemuda ikuti Jambore Banyuwangi Bebas Sampah 2020

jatimnow.com - Ratusan pemuda mengikuti Jambore Banyuwangi Bebas Sampah 2020 di Pantai Kedung Derus, Desa Pondoknongko, Kecamatan Kabat. Beragam acara mengisi jambore tersebut selama tiga hari.

Mereka akan mengikuti diskusi tentang masalah sampah, pengelolaan limbah hingga melakukan penanaman pohon mangrove di sepanjang pantai. Acara itu berlangsung mulai Jumat-Minggu, 24-26 Januari 2020.

Baca Juga: Penyelundupan Ratusan Burung Tanpa Dokumen Digagalkan di Ketapang

Acara ini diinisiasi Komunitas Berkibar (Bengkel Kreasi Indonesia Berkarya) yang bekerjasama dengan Pemerintahan Desa Pondoknongko. Komunitas Berkibar mengajak ratusan pemuda melakukan berbagai aktivitas terkait persampahan. Mereka juga diajak camping di areal pantai yang dipenuhi tanaman cemara udang.

Ketua Panitia Jambore Banyuwangi Bebas Sampah dari Komunitas Berkibar, Aris Dzulkifli mengatakan, peserta jambore ini datang dari seluruh wilayah di Banyuwangi.

"Sebenarnya banyak peserta luar kota yang tertarik, tapi kami ingin fokus untuk wilayah Banyuwangi dulu," ujar Aris, Sabtu (25/1/2020).

Komunitas Berkibar selama ini bergerak di bidang edukasi, pendampingan dan pelatihan masalah sampah. Termasuk di dalamnya pengelolaan bank sampah. Mereka juga concern terhadap penanaman mangrove.

"Harapan kami, usai mengikuti jambore ini para peserta akan menularkan ilmunya ke desa masing-masing. Mereka menjadi penggerak di desanya untuk masalah pengelolaan sampah," terangnya.

Pantai Kedung Derus, Desa Pondoknongko, Kecamatan Kabat, Kabupaten BanyuwangiPantai Kedung Derus, Desa Pondoknongko, Kecamatan Kabat, Kabupaten Banyuwangi

Kegiatan ini diikuti 119 peserta, terdiri dari pelajar SMP, SMA sederajat, mahasiswa, santri pondok pesantren dan karang taruna. Selama tiga hari mereka camping di pantai sembari melakukan aktivitas penambah wawasan lingkungan. Narasumber kegiatan ini adalah para pegiat lingkungan dan pengelola sampah asal Malang.

Baca Juga: Warga Banyuwangi Keluhkan Langkanya LPG 3 Kg Jelang Lebaran

Aris melanjutkan, Pantai Kedung Derus dipilih sebagai lokasi kegiatan karena warga dan aparat desanya sangat aktif membantu pengelolaan sampah. Bahkan desa ini berniat menjadikan pantai tersebut sebagai destinasi wisata, sekaligus menjadi tempat edukasi pengelolaan sampah ala desa mereka.

"Kami berharap apa yang menjadi harapan pemerintah desa setempat bisa segera terealisasi, seiring dengan meningkatnya kemampuan warga mengelola sampah dengan benar," jelasnya.

Sementara itu, Kepala Desa Pondok Nongko Hamdan Ramahurmuzi menambahkan, pihaknya akan terus membenahi pantai ini menjadi destinasi wisata baru di Banyuwangi. Juga meningkatkan manajemen pengelolaan sampah di wilayahnya agar bisa menjadi jujugan wisata edukasi.

Hamdan menyebutkan beberapa keistimewaan yang dimiliki Pantai Kedung Derus. Selain memiliki panorama indah Selat Bali, pantai ini menjadi tempat pendaratan penyu untuk bertelur.

Baca Juga: Banyuwangi Jadi Pilot Project, PTPN I Tanam 10 Ribu Kelapa Genjah demi Hilirisas

"Pantai ini relatif bersih. Bahkan di bulan-bulan tertentu, pantai ini juga menjadi persinggahan burung migran. Kami ingin mengintegrasikan keindahan pantai ini dengan wisata edukasi pengolahan sampah," beber Hamdan.

Untuk mencapai pantai ini, wisatawan harus menyeberang dengan menggunakan perahu. Mobil atau sepeda motor hanya bisa diparkir di areal dekat muara sungai, setelah itu perjalanan dilanjutkan selama 25 menit dengan perahu. Pemandangan sepanjang menyusuri pantai sungguh indah.

Jambore sampah ini dihadiri pula Kepala Dinas Lingkungan Hidup Banyuwangi Husnul Chotimah. Husnul menyatakan kebanggaannya pada anak-anak muda Banyuwangi yang punya inisiatif untuk menyelamatkan lingkungannya dari masalah sampah yang menjadi permasalahan global.

"Kami sangat bangga dengan semangat mereka, baik kepada peserta yang datang maupun inisiator acara ini. Dengan penuh kesadaran, menularkan virus kepedulian terhadap pengelolaan sampah. Apalagi dibuat dengan konsep belajar sambil berkemah, tentu sangat menyenangkan," tandas Husnul.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

DPW NasDem Jatim Tunjuk Soehadi Jadi Ketua Dewan Pertimbangan NasDem Bojonegoro

Penunjukan tersebut merupakan bentuk penghargaan dan apresiasi atas dedikasi, loyalitas, serta pengabdian Mulyono selama memimpin dan membesarkan Partai NasDem di Kabupaten Bojonegoro.

Soehadi Moeljono Ditunjuk Jadi Ketua Dewan Pertimbangan NasDem Bojonegoro

Pengalaman panjang dan kontribusi Mulyono dalam membangun struktur partai di Bojonegoro masih sangat dibutuhkan.

Kenang Almarhum Rektor, UIN KHAS Jember Pakai Pita Hitam di Liga Mahasiswa

Sebuah bingkai foto almarhum Prof. Hepni juga tampak dibawa ke tengah lapangan oleh para pemain UIN KHAS.

Tak Sekadar Hiburan, Musik Miliki Peran Krusial di Berbagai Elemen Kehidupan

Musik memegang peranan krusial yang menyentuh berbagai elemen kehidupan, mulai dari aspek sosial, edukasi, hingga menjadi identitas budaya suatu bangsa.

Adela Kanasya Adies Jaga Soliditas Jaringan Relawan Surabaya

Adela Kanasya Adies menemui 1.000 relawan di Surabaya demi menjaga komunikasi politik pasca-PAW menggantikan politisi senior Adies Kadir.

Ketum PBNU Paparkan Capaian di Munas Konbes, Ini Hasilnya

Gus Yahya paparkan capaian organisasi, mulai dari tata kelola organisasi, kaderisasi terstruktur, transformasi digital, aset dan kemandirian, hingga peran kebangsaan dan global.