Senin, 22 Jun 2026 07:43 WIB

Cegah Demam Berdarah, Dinkes Ponorogo Bagikan Ratusan Ekor Ikan Cupang

Kepala Dinkes Ponorogo drg Rahayu Kusdarini saat membagikan ikan cupang gratis kepada warga
Kepala Dinkes Ponorogo drg Rahayu Kusdarini saat membagikan ikan cupang gratis kepada warga

jatimnow.com - Sebanyak 150 ikan cupang dibagikan gratis oleh Dinas Kesehatan (Dinkes) Ponorogo, Senin (13/1/2020). Ikan-ikan yang dibagikan di Kelurahan Kadipaten, Kecamatan Babadan itu sebagai salah satu cara mencegah demam berdarah dengue (DBD).

"Ini dalam rangka mencegah berkembangnya wabah demam berdarah dengue," kata Kepala Dinkes Ponorogo, drg Rahayu Kusdarini.

Baca Juga: Ribuan Jemaah Hadiri Tabligh Akbar Seabad Gontor

Irin-sapaan akrab drg Rahayu Kusdarini menyebut, ikan cupang menjadi salah satu solusi untuk membasmi jentik nyamuk. Sebab ikan jenis ini dikenal sebagai predator jentik nyamuk.

"Ikan cupang ini kami bagikan gratis agar dimanfaatkan untuk warga," tambah Irin.

Selain dengan ikan cupang, Irin juga mengajak masyarakat untuk turut aktif dalam pemberantasan sarang nyamuk (PSN) dengan cara lainnya.

Baca Juga: Belasan Warga Jember Terserang DBD, PMI Lakukan Fogging dan PSN Serentak

"Nah, salah satu pencegahannya yaitu dengan memelihara ikan cupang ini," jelasnya.

Cara lain, lanjut Irin, yaitu ketika warga mendapati penampungan air, maka harus rajin untuk dikuras dan diganti dengan air yang baru. Karena jika lengah, jentik nyamuk akan muncul dan membahayakan.

"Untuk mengantisipasi jentik nyamuk pada saat kita lupa menguras penampungan air, salah satu caranya yaitu dengan memelihara ikan cupang ini," tambah Irin.

Baca Juga: Kasus Demam Berdarah di Tulungagung Menurun Awal Tahun Ini

Sementara itu, Kepala Puskesmas Babadan Siti Nur Faidah menambahkan, masyarakat tidak perlu khawatir dengan ikan cupang. Selain efektif mencegah berkembangnya nyamuk, ikan cupang juga tidak menyebabkan air menjadi bau.

"Ikan ini bukan untuk dikonsumsi, jadi tidak bau dan kotorannya kecil-kecil. Kalau jentik nyamuknya habis, kotorannya bahkan dimakan sendiri oleh ikan cupang ini," pungkasnya.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.