Senin, 15 Jun 2026 17:24 WIB

KPK Sita Mata Uang Asing dari Rumah Dinas Bupati Saiful Ilah

Bupati Sidoarjo Saiful Ilah memasuki mobil usai menjalani pemeriksaan di Gedung KPK, Jakarta, Kamis (9/1/2020). (FOTO : Indrianto Eko Suwarso/Antara)
Bupati Sidoarjo Saiful Ilah memasuki mobil usai menjalani pemeriksaan di Gedung KPK, Jakarta, Kamis (9/1/2020). (FOTO : Indrianto Eko Suwarso/Antara)

jatimnow.com - Tim Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan penggeledahan di dua lokasi terkait kasus suap pengadaan beberapa proyek di Dinas PU dan BMSDA Kabupaten Sidoarjo pada Sabtu (11/1/2020). Sejumlah dokumen dan uang diamankan dalam penggeledahan tersebut.

"Ditemukan dokumen dan sejumlah uang," kata Plt Jubir KPK Bidang Penindakan, Ali Fikri dalam pesan singkatnya, Sabtu (11/1/2020).

Baca Juga: Pelajar Asal Bogor Tewas Terlindas Truk di Gedangan Sidoarjo

Ali menuturkan penggeledahan dilakukan di kantor bupati dan rumah dinas atau pendopo bupati Sidoarjo. Dari kantor bupati ditemukan dokumen dari ruang kerja bupati dan ruang ULP. Di pendopo ditemukan dokumen dan uang rupiah dan mata uang asing.

"Sementara masih proses penghitungan (jumlah uang)," ujar Ali.

Baca juga:  

Lembaga antirasuah menetapkan Bupati Sidoarjo Saiful Ilah sebagai tersangka kasus suap pengadaan beberapa proyek di Dinas PU dan BMSDA Kabupaten Sidoarjo. Saiful ditetapkan bersama lima orang lainnya usai tangkap tangan yang dilakukan pada Selasa (7/1/2020) kemarin.

Baca Juga: Inspirasi Schools Bangun Pembelajaran Global Berbasis Karakter

"Setelah melakukan pemeriksaan dan sebelum batas waktu 24 jam sebagaimana diatur dalam KUHAP, dilanjutkan dengan gelar perkara, KPK menyimpulkan adanya dugaan Tindak Pidana Korupsi menerima hadiah atau terkait proyek infrastruktur di Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur," ujar Alexander.

Keenam orang tersangka yakni, sebagai penerima Saiful Ilah (Bupati Sidoarjo 2010-2015 dan 2016-2021), Sunarti Setyaningsih (Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Bina Marga, dan Sumber Daya Air Kabupaten Sidoarjo), Judi Tetrahastoto (Pejabat Pembuat Komitmen Dinas Pekerjaan Umum, Bina Marga, dan Sumber Daya Air Kabupaten Sidoarjo), dan Sanadjihitu Sangadji (Kepala Bagian Unit Layanan Pengadaan). Sementara sebagai pemberi yakni Ibnu Ghopur dan Totok Sumedi (swasta).

 

Baca Juga: WNA India Ditangkap di Sidoarjo, Diduga Telantarkan Anak Kandung

Lihat Artikel Asli

Disclaimer: Berita ini merupakan kerja sama jatimnow.com dengan Republika.co.id. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi berita menjadi tanggung jawab Republika.co.id

Editor : REPUBLIKA.co.id
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.