Jumat, 19 Jun 2026 23:33 WIB

Jadi Tersangka dan Ditahan, Bupati Saiful Ilah Yakin KPK Salah Tangkap

Bupati Sidoarjo Saiful Ilah usai menjalani pemeriksaan di Gedung KPK, Jakarta, Kamis (9/1/2020), (Foto: Indrianto Eko Suwarso/Antara)
Bupati Sidoarjo Saiful Ilah usai menjalani pemeriksaan di Gedung KPK, Jakarta, Kamis (9/1/2020), (Foto: Indrianto Eko Suwarso/Antara)

jatimnow.com - Bupati Sidoarjo Saiful Ilah masih tak meyakini dirinya tertangkap tangan dan ditetapkan menjadi tersangka oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Politikus PKB itu merasa sama sekali tak bersalah dan tidak memegang uang suap saat tangkap tangan.

"Ya katanya OTT tapi saya tidak ada pegang uang sama sekali. (Saya) Yakin waktu diperiksa tidak ada (pegang uang). Waktu digeledah tidak ada uang," tegas Saiful di Gedung KPK Jakarta sebelum menjalani pemeriksaan, Jumat (10/1/2020).

Baca Juga: Jangan Biarkan Kasus MBG Tenggelam

Ia pun menampik dengan tegas bila meminta fee dalam proyek pengadaan beberapa proyek di Dinas PU dan BMSDA Kabupaten Sidoarjo. "Tidak ada itu, tidak ada. Nanti lihatlah di pemeriksaan belum ada hasilnya," ucapnya.

Plt Jubir KPK Bidang Penindakan Ali Fikri mengatakan, pada Jumat (10/1/2020), Tim Penyidik KPK melakukan penggeledahan tiga lokasi di Sidoarjo, Jawa Timur. Lokasinya yaitu di sebuah rumah di Jalan Yos Sudarso 6 No 1A, Sidoarjo dan rumah di Desa Janti Dusun Balongan RT.017 RW.004 Kecamatan Tarik, Kabupaten Sidoarjo.

Baca juga:  KPK Tetapkan Bupati Saiful Ilah Tersangka, Sita Uang Rp 1,8 Miliar

"Tim juga menggeledah Kantor Dinas PU Bina Marga dan Sumber Daya Air Kabupaten Sidoarjo," ujar Ali.

Ali belum menjabarkan barang bukti apa saja yang disita dalam penggeledahan tersebut. "Informasi lanjutan akan diinformasikan lagi," ujarnya.

Baca Juga: MBG, Korupsi dan Kegagalan Tata Kelola Kebijakan

KPK menetapkan Bupati Sidoarjo, Saiful Ilah sebagai tersangka kasus suap pengadaan beberapa proyek di Dinas PU dan BMSDA Kabupaten Sidoarjo. Saiful ditetapkan bersama lima orang lainnya usai tangkap tangan yang dilakukan pada Selasa (7/1) kemarin.

"Setelah melakukan pemeriksaan dan sebelum batas waktu 24 jam sebagaimana diatur dalam KUHAP, dilanjutkan dengan gelar perkara, KPK menyimpulkan adanya dugaan Tindak Pidana Korupsi menerima hadiah atau terkait proyek infrastruktur di Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur," ujar Alexander.

Keenam orang tersangka yakni, sebagai penerima Saiful Ilah, Bupati Sidoarjo 2010-2015 dan 2016-2021; Sunarti Setyaningsih, Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Bina Marga dan Sumber Daya Air Kabupaten Sidoarjo; Judi Tetrahastoto, Pejabat Pembuat Komitmen Dinas Pekerjaan Umum, Bina Marga, dan Sumber Daya Air Kabupaten Sidoarjo dan Sanadjihitu Sangadji, Kepala Bagian Unit Layanan Pengadaan. Sementara sebagai pemberi yakni Ibnu Ghopur, swasta dan Totok Sumedi, swasta.

 

Baca Juga: Pelajar Asal Bogor Tewas Terlindas Truk di Gedangan Sidoarjo

Lihat Artikel Asli

Disclaimer: Berita ini merupakan kerja sama jatimnow.com dengan Republika.co.id. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi berita menjadi tanggung jawab Republika.co.id

 

Editor : REPUBLIKA.co.id
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.