Sabtu, 20 Jun 2026 17:21 WIB

Polres Magetan Tanam 1000 Pohon di Lereng Gunung Lawu

Kapolres Magetan AKBP Festo Ari Permana bersama istrinya, Dina Festo saat menanam pohon di lereng Gunung Lawu
Kapolres Magetan AKBP Festo Ari Permana bersama istrinya, Dina Festo saat menanam pohon di lereng Gunung Lawu

jatimnow.com - Sebanyak 1000 pohon berbagai jenis ditanam oleh para anggota Polres Magetan, Bhayangkari Polres Magetan, TNI, Pemkab Magetan dan para pecinta alam, di Lereng Gunung Lawu, Jumat (10/1/2020).

Kegiatan tanam pohon itu dimpimpin langsung Kapolres Magetan AKBP Festo Ari Permana bersama istrinya, Dina Festo.

Baca Juga: Mengenal IPDA Purnomo, Wisudawan Unitomo yang Wakafkan Hidup untuk ODGJ

"Semoga menjadi amal kami. Menanam satu pohon saja, bila menyelamatkan banyak orang," kata Festo di sela melakukan penanaman.

Anggota Polres dan Kodim Magetan saat menanam pohon di lereng Gunung LawuAnggota Polres dan Kodim Magetan saat menanam pohon di lereng Gunung Lawu

Festo menambahkan, gerakan menanam tersebut dilakukan serentak se Indonesia dan melibatkan semua pihak. Di Magetan, penanaman 1000 pohon itu melibatkan Kodim Magetan, Pemkab Magetan, pecinta alam hingga BPBD Magetan.

"Untuk Polres Magetan kami fokuskan di Gunung Lawu. Setiap polsek yang ada di jajaran kami juga melakukan penanaman pohon di areal yang sudah ditentukan," beber Alumnus AKPOL Tahun 2000 ini.

Baca Juga: Teror Air Keras Andrie Yunus, GMNI Jember Desak Polri Usut Aktor Intelektual

Dia mengaku memilih Gunung Lawu, karena seperti diketahui Magetan berada di wilayah Gunung Lawu, sehingga bisa meminimalisir longsor di wilayah tersebut.

Sinergitas Polri-TNI menanam 1000 pohon di lereng Gunung Lawu, MagetanSinergitas Polri-TNI menanam 1000 pohon di lereng Gunung Lawu, Magetan

"Semoga bisa membantu untuk meminimalkan longsor," tegasnya.

Baca Juga: Lewat KKRI 2026, TNI Tanamkan Disiplin dan Nasionalisme Pelajar Jember

Festo juga menginstruksikan kepada seluruh jajarannya untuk menindak tegas para pelaku pembalakan liar.

"Kita sudah berkomitmen, akan kita tindak tegas para pembalak liar. Karena tindakan tersebut dampaknya sangat berbahaya," pungkasnya.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.