Rabu, 17 Jun 2026 17:45 WIB

Polisi Bakal Panggil Artis yang Diduga Ikut Penipuan Investasi Bodong

Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Jatim, Kombes Pol Gideon Arief Setyawan
Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Jatim, Kombes Pol Gideon Arief Setyawan

jatimnow.com - Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Jatim terus mengembangkan kasus dugaan investasi bodong beromzet Rp 750 miliar.

Rencananya dalam pekan ini, polisi akan memanggil artis atau publik figur yang diduga terlibat dalam investasi bodong tersebut.

Baca Juga: Sindikat Mobil Bodong dan STNK Palsu Jaringan Pasuruan-Surabaya Dibongkar

Baca juga: Polda Jatim Bongkar Investasi Bodong Beromzet Rp 750 Miliar

"Ada publik figur. Publik figur orang yang dikenal secara umum. Ada penyanyi, ada artis," kata Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Jatim, Kombes Pol Gideon Arief Setyawan saat meninjau barang bukti hasil sitaan dari kasus investasi bodong di gudang barang bukti Mapolda Jatim, Jalan A Yani, Surabaya, Senin (6/1/2020).

Gideon mengatakan, para artis atau publik figur tersebut diduga ada yang menerima hasil dari investasi bodong tersebut.

"Ada yang menerima aliran dana dari hasil skema bisnisnya. Ada yang menerima reward atau hadiah karena sudah membantu mempublikasikannya. Ada yang top up atau member. Kalau merasa, silahkan datang ke Polda Jatim," ujarnya.

Baca Juga: Iming-iming Untung Besar Berujung Bui, Sugianto Masuk Tahanan

Selain meminta para artis yang diduga terlibat dalam investasi bodong, Ditreskrimsus Polda Jatim juga berencana memanggil para artis atau publik figur pada pekan ini.

"Minggu ini akan kita panggil," terangnya.

Sebelumnya, Tim Satgas Waspada Investasi, Ditreskrimsus Polda Jawa Timur membongkar dugaan investasi bodong yang beromzet hampir Rp 750 miliar.

Baca Juga: Polda Jatim Bongkar Sindikat Jual Beli OTP Ilegal, Untung Hingga Rp1,2 Miliar

Pengungkapan itu berawal dari patroli siber dan kerjasama dengan Otoritas jasa keuangan (OJK).

"Mereka (PT Kam and Kam) sudah memiliki 264 ribu member dari selama 8 bulan operasi, dengan nilai omzet hampir Rp 750 miliar. Dan kami telah melakukan penahanan menetapkan tersangka 2 orang inisial KT dan FS, salah satu direktur utama dan orang kepercayaannya," ujar Kapolda Jatim irjen Pol Luki Hermawan, Jumat (3/1/2020).

Editor : Sandhi Nurhartanto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.