Sabtu, 13 Jun 2026 03:50 WIB

Tebing Sungai Kali Lahar Kota Blitar Longsor, 13 Rumah Terancam

  • Penulis : CF Glorian
  • | Kamis, 02 Jan 2020 13:29 WIB
Tebing Sungai Kali Lahar, Kota Blitar longsor
Tebing Sungai Kali Lahar, Kota Blitar longsor

jatimnow.com - Hujan dengan intensitas tinggi di Kota Blitar membuat tebing Sungai Kali Lahar Kelurahan Kepanjen Lor, Kota Blitar longsor. Sebanyak 13 rumah yang berdiri di bantaran sungai, terancam karena jarak bibir sungai dengan rumah itu hanya 1,5 meter.

"Hujan mulai pada Rabu (1/1) sore dan longsornya setelah Maghrib. Selama memasuki musim hujan ini sudah dua kali longsor," kata Sri Winarsih, warga setempat, Kamis (2/1/20).

Baca Juga: Akses Jalan Utama Trenggalek-Ponorogo Mulai Dibuka Dengan Sistem Buka Tutup

Menurut Sri, 13 kepala keluarga (KK) yang terancam longsor itu tinggal di Jalan Raung, RT 05 RW 04. Ia khawatir akan ada longsor susulan terlebih jika hujan kembali turun dengan intensitas tinggi dengan durasi yang lama.

"Jadi nggak nyenyak kalau tidur," ungkapnya.

Selain itu, longsor juga terjadi di sekitar Jalan Arjuna, Kota Blitar. Terdapat dua KK yang dilaporkan terdampak longsor, di bantaran Kali Lahar. Di daerah ini, bibir longsor sudah memakan teras warga.

Tebing Sungai Kali Lahar Kota Blitar longsorTebing Sungai Kali Lahar Kota Blitar longsor

Baca Juga: Material Batu Longsor, Jalan Utama Trenggalek-Ponorogo Kembali Ditutup

Mendapat laporan itu, Pemkot Blitar, Polri dan TNI menuju lokasi untuk menyiapkan sejumlah upaya mencegah longsor susulan. Polisi bahkan memasang police line di lokasi tersebut. Untuk sementara, petugas memasang penghalang di titik longsor untuk mencegah kejadian serupa.

"Penanganan jangka pendeknya kami pasang sesek (anyaman bambu) dan karung berisi pasir. Kalau tidak begitu, nanti hujan lagi, tanah bisa begitu (longsor)," tambah Kepala Bakesbangpol dan Penanggulangan Bencana Daerah Kota Blitar, Hakim Sisworo.

Panjang longsor di Kelurahan Kepanjen Lor, kata Hakim, sekitar 20 meter dengan kedalaman atau tinggi tebing sungai 15 meter. Hakim menyebut, solusi jangka panjang masih dibahas.

Baca Juga: Mobil Tertimpa Batu, Akses Jalan Trenggalek - Ponorogo Ditutup

Sementara Pengamat UPT. Pengelola Sumber Daya Air Provinsi Jawa Timur perwakilan Blitar, Suyono mengaku pembangunan plengsengan Kali Lahar merupakan kewenangan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) di Surabaya. Selain itu, rumah yang ditempati 13 KK yang terancam longsor, disebut ilegal.

"Karena menempati garis sempadan sungai. Untuk penertiban ada di BBWS. Yang pasti akan kami laporkan ke pimpinan untuk tindak lanjut," ujarnya.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Optimalkan Produksi Pertanian, Bupati Jember Dorong Petani Muda Masuk Kepengurusan Poktan

Bupati Jember meminta Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) segera berkoordinasi dengan para camat, Gapoktan, dan Poktan untuk menambah keterlibatan generasi muda dalam organisasi petani.

AstraPay Perkuat Digitalisasi UMKM, Dukung Percepatan QRIS Nasional

AstraPay memperkuat digitalisasi UMKM melalui edukasi, QRIS, dan literasi keuangan. Hingga kini telah melayani 17,5 juta pengguna di Indonesia

Savyavasa Mulai Serah Terima Unit, Tandai Babak Baru Hunian Premium Jakarta

Savyavasa mulai serah terima unit kepada penghuni. Apartemen premium di Dharmawangsa ini mencatat penjualan kuat dan minat sewa yang tinggi

MRAN 2026, Bentuk Kepedulian dan Solidaritas Bagi ODHA di Tulungagung

Renungan ini menjadi momen menumbuhkan harapan menghapus stigma dan mengenang ODHA yang sudah meninggal.

BRI Unit Benowo Surabaya Pindah Kantor Mulai 15 Juni, Cek Lokasi Barunya

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk memindahkan operasional BRI Unit Benowo Surabaya ke Jalan Raya Pakal per 15 Juni 2026. Cek detail lokasinya.

Menelusuri Jejak Legenda di Balik Danau Ronggojalu Probolinggo

Danau Ronggojalu dapat diakses dengan mudah, hanya memerlukan waktu tempuh sekitar 30 menit dari pusat Kota Probolinggo.