Minggu, 14 Jun 2026 11:28 WIB

Peredaran Ribuan Pil Happy Five dan Sabu di Surabaya Digagalkan

Kapolrestabes Surabaya dan Kasatresnarkoba tunjukkan bb narkoba yang berhasil digagalkan
Kapolrestabes Surabaya dan Kasatresnarkoba tunjukkan bb narkoba yang berhasil digagalkan

jatimnow.com - Peredaran narkoba yang hendak diedarkan jelang tahun baru terdiri dari 1.500 butir pil happy five dan 170 gram sabu digagalkan Satresnakorba Polrestabes Surabaya.

Empat tersangka diamankan dalam penangkapan tersebut. Satu tersangka pembawa pil happy five adalah FM (23), asal Blimbing, Malang. Pil tersebut disimpan dalam bungkus abon warna biru.

Baca Juga: Satresnarkoba Polres Gresik Ringkus 5 Pengedar Sabu dan Pil Koplo

Untuk tujuh poket sabu-sabu diamankan dari tiga tersangka yaitu BT (26), warga Jalan Babadan, Wiyung, Surabaya; YS (26), warga Kandangan III, Benowo, dan satu tersangka berinisial MK, 23, warga Jalan Babadan I, Wiyung.

"Sabu tersebut ditaruh di dalam kotak bekas ponsel I Phone 6s untuk mengelabui kami," kata Kapolrestabes Surabaya, Kombes Pol Sandi Nugroho, Selasa (31/12/2019).

Ia menjelaskan, dua kasus narkoba tersebut bukan satu rangkaian. Anggota Unit III Satresnarkoba Polrestabes Surabaya awalnya mendapat informasi peredaran pil jenis happy five.

Pil tersebut ditaruh di dalam bungkus abon warna biru. Polisi menyergap tersangka di depan sebuah hotel di wilayah Jalan Yos Sudarso, Genteng dan akan diedarkan di tempat hiburan di Kota Surabaya.

"Pil ini dari Malang ini masih kita kejar jaringannya," terangnya.

Pengakuan tersangka pada polisi, ia baru sekali melakukan pengiriman pil ini. Ia diminta oleh seseorang berinisial AZ yang masih dicari.

Polisi juga menggeledah rumah tersangka di Malang dan ditemukan alat isap sabu serta satu poket sabu berisi 2,8 gram.

Baca Juga: DPRD Surabaya Dukung Penegakan Hukum Kasus Pengeroyokan Siswa SMAN 11

"Tersangka mengaku disuruh AZ. Ia juga diketahui sebagai pengguna sabu," ujarnya.

Sementara untuk kasus sabu-sabu, polisi mendapat informasi peredaran narkoba yang dilakukan seseorang di Jalan Babadan Surabaya yang berada di samping salah satu kampus negeri.

Tersangka yang saat itu seperti menunggu seseorang ini langsung disergap anggota Satresnarkoba Polrestabes Surabaya yang sudah mencarinya.

Saat digeledah, polisi menemukan kotak ponsel berisi enam poket sabu. Sabu tersebut rencananya hendak dikirim ke dua orang anak buahnya yang bertugas meranjau sabu tersebut untuk diambil pelanggannya. Dua orang anak buah tersangka ini akhirnya diciduk di rumahnya masing-masing.

Baca Juga: Dewan Kesenian Surabaya Persoalkan Ultimatum 7 Hari Pengambilan Gamelan

"Kami temukan lagi satu poket sabu dengan berat 57 gram dari kedua tersangka," ujar lulusan terbaik AKPOL 1995 ini.

Kasatresnarkoba Polrestabes Surabaya, AKBP Memo Ardian mengatakan untuk sabu yang diamankan dari pengakuan tersangka merupakan milik salah satu napi di Lapas Medaeng.

Ia hanya diminta untuk mengirimnya ke pelanggan yang sudah ditunjuk. Pelaku mengaku sudah dua kali mengambil sabu dari napi berinisial AS.

"Sabu tersebut diranjau di salah satu hotel di Jalan Ngagel. Tersangka mengambinya dua kali," kata Memo.

Editor : Sandhi Nurhartanto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.