Rabu, 17 Jun 2026 22:36 WIB

Pembuang Bayi di Ponpes Magetan Terungkap, Pelaku Ditangkap

Rilis pembuangan bayi oleh santri Ponpes Darul Wayain
Rilis pembuangan bayi oleh santri Ponpes Darul Wayain

jatimnow.com - Sat Reskrim Polres Magetan menetapkan AF (20), santriwati sebagai pelaku pembuangan bayi di kamar mandi Pondok Pesantren (Ponpes) Darul Wayain, Desa Sumberagung, Kecamatan Plaosan.

"Sudah kami lakukan penetapan tersangka yang merupakan ibu bayi sendiri. Dan statusnya sebagai santri," kata Kapolres Magetan, AKBP Muhammad Riffai, Senin (30/12/2019).

Baca Juga: Jargas PGN Pasok Energi untuk 15 Ribu Santri Pesantren Dalwa

Baca juga: Mayat Bayi Laki-laki Ditemukan di Kamar Mandi Pondok Pesantren Magetan

Menurutnya, tersangka telah ditahan setelah sebelumnya dilakukan perawatan medis dan kondisinya dinyatakan stabil oleh pihak rumah sakit. Sedangkan dari hasil autopsi, bayi berjenis kelamin lelaki itu kekurangan oksigen.

"Tapi dibekap atau tidak belum jelas. Tapi yang jelas memang ada memar di wajah dan hidung," ujarnya.

Dari hasil identifikasi, pelaku sebelum masuk pondok telah hamil.

"Pelaku baru masuk ke ponpes 6 bulan dan jadi dipastikan hamilnya di luar ponpes," tambah lulusan AKPOL 1999 ini.

Baca Juga: Gus Salam Sowan ke Kiai Imjaz Jelang Muktamar NU ke-35

Dari hasil penyelidikan, pelaku berusaha melahirkan sendiri dan kemudian menaruh bayinya di ember.

"Kami cek memang tersangka tidak bersuami," tegasnya.

Pelaku dijerat Pasal 80 ayat 3 dan 4 UU RI No 35 tahun 2014 tentang perubahan atas UU RI No 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak dan pasal 341 KUHP.

Baca Juga: Senator Lia Istifhama Soroti Janggalnya Gugatan Ponpes Raudlatul Banin Wal Banat

"Ancaman hukumannya paling lama 15 tahun penjara," pungkasnya.

Sebelumnya, mayat bayi laki-laki ditemukan di kamar mandi putri Pondok Pesantren (Ponpes) Darul Wayain oleh salah satu santri, Anisa Sakila (19).

Saat itu saksi hendak mencuci di kamar mandi. Ia curiga melihat banyak darah di sekitar ember di depan pintu kamar mandi.

Editor : Sandhi Nurhartanto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.