Minggu, 14 Jun 2026 21:56 WIB

Jalan Penghubung Dua Desa di Tulungagung Tertutup Material Longsor

Jalan penghubung dua desa di Tulungagung tertutup material longsor
Jalan penghubung dua desa di Tulungagung tertutup material longsor

jatimnow.com - Hujan deras yang mengguyur sejumlah wilayah di Kabupaten Tulungagung, menyebabkan longsor di Desa Geger dan Tugu, Kecamatan Sendang. Terdapat tiga titik longsor di dua desa tersebut.

Material longsor menutup akses jalan di desa tersebut. Warga setempat bergotong royong untuk membersihkan material longsor dengan menggunakan peralatan seadanya. Meski begitu, mereka membutuhkan bantuan alat berat, agar material longsor bisa cepat dibersihkan.

Baca Juga: Plt Bupati Tulungagung Ajak Masyarakat Sukseskan Sensus Ekonomi 2026

Bupati Tulungagung Maryoto Birowo yang meninjau lokasi menyebut akan mengirimkan alat berat. Namun karena longsor terjadi di beberapa titik, maka penggunaannya harus bergantian. Untuk saat ini alat berat difokuskan membersihkan material longsor di Desa Geger terlebih dahulu.

Warga bergotong royong membersihkan material longsorWarga bergotong royong membersihkan material longsor

"Setelah itu baru dipindahkan ke Desa Tugu. Kita menargetkan kurang dari 10 hari material akan bersih semua," ujar Maryoto, Sabtu (28/12/2019).

Baca Juga: Melawan Saat Ditangkap, Dua Pembobol Toko Bangunan Tulungagung Didor

Dari hasil pemetaan yang dilakukan oleh Pemkab Tulungagung, terdapat dua kecamatan yang rawan bencana longsor, yaitu Kecamatan Sendang dan Pagerwojo. Kedua kecamatan itu berada di kaki Gunung Wilis.

"Untuk longsor ini terjadi di tiga titik wilayah Kecamatan Sendang. Tidak ada korban jiwa, tapi materialnya menutup akses jalan penghubung desa," jelasnya.

Baca Juga: Asyik Nongkrong di Warung Kopi, Puluhan Pelajar di Tulungagung Terjaring Razia

Maryoto mengimbau masyarakat di dua kecamatan itu untuk selalu waspada dan berhati hati terutama saat hujan deras terjadi. Mereka diminta tetap tenang dan segera mengungsi jika terdapat tanda-tanda akan terjadi longsor.

"Kita juga sudah menyiapkan Tim BPBD untuk menangani bencana longsor ini," pungkasnya.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.