Senin, 15 Jun 2026 00:15 WIB

Sempat Ditutup, Wisata Air Panas Padusan Pacet Kembali Dibuka

Sejumlah petugas membersihkan sisa debit air Sungai Dawuan di sekitar Wisata Air Panas Padusan, Pacet, Mojokerto
Sejumlah petugas membersihkan sisa debit air Sungai Dawuan di sekitar Wisata Air Panas Padusan, Pacet, Mojokerto

jatimnow.com - Wana Wisata Air Panas Padusan Pacet, Kabupaten Mojokerto kembali dibuka setelah sempat ditutup akibat debit air Sungai Dawuan yang menyebabkan sejumlah pipa air panas terputus.

Senior Duty Manajer Klaster Padusan Roby mengatakan, meningkatnya debit air di Sungai Dawuan sudah biasa dan meluruskan bahwa kejadian Jumat (27/12/2019) sore tersebut bukan banjir bandang, melainkan debit air sungai yang meningkat.

Baca Juga: Meimura Bawa Ludruk Besutan ke Kampus, Sentil Eksploitasi Alam Mojokerto

"Kemarin tidak ada banjir bandang atau air bah. Hujan intensitas yang tinggi kemarin sehingga air yang mengalir di Sungai Dawuan meningkat. Kejadian seperti itu sudah biasa. Saat ini kami buka wahana hari ini," kata Robi, Sabtu (28/12/2019).

Baca juga:  Wisata Air Panas Padusan Pacet Mojokerto Ditutup Sementara

Dibukanya wisata air panas itu setelah pipa-pipa yang putus sudah diperbaiki dan melihat banyaknya pengunjung yang datang, serta masyarakat sekitar yang mencari nafkah.

Baca Juga: Angkat Isu Situs, Ludruk Besutan Bakal Masuk Kampus UNIM Mojokerto

"Wahana hari ini dibuka kembali karena memikirkan masyarakat yang mencari nafkah di sini. Kolam sudah bisa diisi dan bisa dipakai dengan tetap diawasi," terangnya.

Roby sudah menugaskan beberapa orang untuk memantau dan mengawasi debit air di Sungai Dawuan. Pihak menejemen juga sudah melakukan mitigasi dengan membersihkan pepohonan di sungai itu.

"Di depan sana ada alat seperti alarm yang akan bunyi jika ada peningkatan debit air, kami akan menutup wahana demi keselamatan masyarakat dan pengunjung," bebernya.

Baca Juga: Tutup Tahun 2025, SportTrip Hijaukan Lereng Gunung Penanggungan

Ia mengimbau agar para pengunjung Wisata Air Panas Padusan tidak perlu khawatir untuk berkunjung dan berendam.

"Kami sudah ada tim kesiapsiagaan bencana dan tidak perlu khawatir," pungkasnya.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.