Selasa, 16 Jun 2026 14:54 WIB

Mabuk Miras di Blitar, 15 ABG Diantaranya Satu Wanita Hamil Diamankan

  • Penulis : CF Glorian
  • | Jumat, 27 Des 2019 12:40 WIB
Lima belas orang terdiri dari 13 remaja dan pasutri yang mabuk di Blitar diamankan
Lima belas orang terdiri dari 13 remaja dan pasutri yang mabuk di Blitar diamankan

jatimnow.com - Polres Blitar Kota mengamankan lima belas anak baru gede (ABG) terdiri dari laki dan wanita dan satu pasangan suami istri (pasutri) yang kedapatan mabuk di taman, Jumat (27/12/2019) dini hari.

Dari yang diamankan tersebut, terdapat seorang wanita tengah hamil. Ia diamankan bersama suaminya saat mabuk di Taman Keluarga Kebon Rojo.

Baca Juga: Pelaku Begal Payudara di Kota Blitar Ditangkap Warga

"Wanitanya ada dua dan satu diantaranya hamil. Usia kandungannya lima bulan," kata Kanit Pidsus Satreskrim Polres Blitar Kota, Ipda Puspa Anggitha Sanjaya.

Ia meneruskan, lima belas ABG dan satu pasutri tersebut diamankan di dua lokasi yang berbeda. Selain di Taman Keluarga Kebon Rojo, lokasi halaman Taman Makam Pahlawan juga dijadikan tempat untuk mabuk dan mesra-mesraan.

Mereka kemudian dibawa ke Mapolres Blitar Kota untuk dibina. Polisi juga mengamankan sejumlah botol minuman keras (miras).

Baca Juga: Kasus Pembunuhan Mertua di Blitar, Ini Motifnya

"Karena masih sekali jadi kami lakukan pembinaan. Kami ajak olahraga pagi. Kalau yang hamil tentu kami berikan perlakuan khusus dan tidak sembarangan. Kita juga ajak mereka wisata tahanan agar tahu bagaimana rasanya kalau jadi tahanan," ungkapnya.

Puspa menambahkan patroli berkala tetap dilakukan. Ia meminta agar melakukan hal-hal yang bersifat positif daripada menghabiskan waktu untuk mabuk di tepi jalan.

Baca Juga: Menantu Perempuan Habisi Mertuanya di Blitar

"Masih sekali jadi kami hanya mendata lalu pembinaan. Tapi kalau dikemudian hari kami temukan ada yang melakukan kegiatan ini (mabuk dan mesra-mesraan di tempat umum) tentu akan kami tindak tegas," tandasnya.

 

Editor : Sandhi Nurhartanto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.